Fabio Quartararo Cemas Performa YZR-M1 di MotoGP 2022
Senin, 08 November 2021 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
"Saya melakukan yang terbaik, pagi ini dan dalam balapan, kecepatannya bagus hanya pada Sabtu sore kami tidak kompetitif," ucapnya.
Hal ini kemudian membuat Quartararo merasa khawatir pada musim depan. Apalagi di MotoGP 2022, ia akan menyandang status sebagai juara bertahan yang cukup memberatkan.
"Mesin. Dalam tes Jerez , Barcelona dan Misano kami mengembangkan sasis tetapi mesin tidak dapat di revolusi. Kesenjangan dari Ducati sangat besar, kami harus bekerja keras, ke depan situasinya mulai mengkhawatirkan," tambahnya.
Sementara, Francesco Bagnaia (Ducati) menjadi yang terdepan di GP Algarve. Pecco -sapaan akrab Bagnaia- berhasil mengungguli Joan Mir (Suzuki) dan Jack Miller (Ducati), yang berada di posisi kedua dan ketiga.
Hasil itu membuat tim pabrikan Ducati menjadi juara konstruksi di MotoGP 2021. Sementara, Yamaha menjadi runner up di MotoGP 2021.
Hal ini kemudian membuat Quartararo merasa khawatir pada musim depan. Apalagi di MotoGP 2022, ia akan menyandang status sebagai juara bertahan yang cukup memberatkan.
"Mesin. Dalam tes Jerez , Barcelona dan Misano kami mengembangkan sasis tetapi mesin tidak dapat di revolusi. Kesenjangan dari Ducati sangat besar, kami harus bekerja keras, ke depan situasinya mulai mengkhawatirkan," tambahnya.
Sementara, Francesco Bagnaia (Ducati) menjadi yang terdepan di GP Algarve. Pecco -sapaan akrab Bagnaia- berhasil mengungguli Joan Mir (Suzuki) dan Jack Miller (Ducati), yang berada di posisi kedua dan ketiga.
Hasil itu membuat tim pabrikan Ducati menjadi juara konstruksi di MotoGP 2021. Sementara, Yamaha menjadi runner up di MotoGP 2021.
(sha)
Lihat Juga :