Klarifikasi Motor Peserta ATC dan WSBK 2021, MGPA: Itu Bagian dari Prosedur
Kamis, 11 November 2021 - 20:05 WIB
loading...
MGPA) mengklarifikasi terkait kasus pembukaan peti box motor peserta ATC dan WSBK 2021. Mereka menjelaskan itu sudah menjadi bagian dari prosedur. Foto: twitter
A
A
A
MANDALIKA - Pihak Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengklarifikasi terkait kasus pembukaan peti box motor peserta Asia Talent Cup (ATC) dan World Superbike (WSBK) 2021. Mereka menjelaskan itu sudah menjadi bagian dari prosedur.
Baca juga: Klarifikasi Kasus Bongkar Motor Ducati, MGPA: Pelaku Bukan Panitia
Saat ini beredar pemberitaan simpang siur mengenai pembukaan box motor tim Ducati dari peti kargo yang dicurigai melanggar prosedur. Sejumlah media nasional disebut kebingungan oleh duduk perkara aksi tersebut.
Masalahnya proses unboxing itu direkam dalam bentuk video oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab. Orang tersebut disebut tidak mengerti proses itu dan langsung memviralkannya dengan isi berita yang tidak sesuai.
Padahal berdasarkan keterangan Direktur Strategis dan Komunikasi MGPA Happy Harinto, proses itu merupakan bagian dari custom clearance yang justru harus dilakukan.
Dengan kata lain, semua barang yang dibawa masuk Dorna ke Indonesia harus melalui pemeriksaan sebelum diizinkan digunakan. Pemeriksaan itu pun harus dibuka oleh sang pemilik barang atau forwarder yang mengurus impor/ekspor dengan izin pemilik yaitu Dorna.
Pada saat pemerikasan berlangsung pun, pihak Dorna dan Custom Clearance turut menyaksikan secara langsung. Artinya segala hal yang terjadi sudah sesuai standar operasional prosedur.
Baca juga: Klarifikasi Kasus Bongkar Motor Ducati, MGPA: Pelaku Bukan Panitia
Saat ini beredar pemberitaan simpang siur mengenai pembukaan box motor tim Ducati dari peti kargo yang dicurigai melanggar prosedur. Sejumlah media nasional disebut kebingungan oleh duduk perkara aksi tersebut.
Masalahnya proses unboxing itu direkam dalam bentuk video oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab. Orang tersebut disebut tidak mengerti proses itu dan langsung memviralkannya dengan isi berita yang tidak sesuai.
Padahal berdasarkan keterangan Direktur Strategis dan Komunikasi MGPA Happy Harinto, proses itu merupakan bagian dari custom clearance yang justru harus dilakukan.
Dengan kata lain, semua barang yang dibawa masuk Dorna ke Indonesia harus melalui pemeriksaan sebelum diizinkan digunakan. Pemeriksaan itu pun harus dibuka oleh sang pemilik barang atau forwarder yang mengurus impor/ekspor dengan izin pemilik yaitu Dorna.
Pada saat pemerikasan berlangsung pun, pihak Dorna dan Custom Clearance turut menyaksikan secara langsung. Artinya segala hal yang terjadi sudah sesuai standar operasional prosedur.
Lihat Juga :