Salah Mengancam Rusak Rekor Didier Drogba: Saya Ingin Menangis!

Selasa, 23 November 2021 - 05:02 WIB
Salah Mengancam Rusak Rekor Didier Drogba: Saya Ingin Menangis!
Didier Drogba tampak gelisah lantaran ada satu pemain yang membuatnya khawatir. Pasalnya pemain itu bisa menghancurkan semua rekornya / Foto: The Liverpool Offside
A A A
LIVERPOOL - Didier Drogba tampak gelisah lantaran ada satu pemain yang membuatnya khawatir. Pasalnya pemain itu bisa menghancurkan semua rekornya.

Pemain yang dimaksud oleh Drogba adalah Mohamed Salah, ia dan Salah pernah menjadi rekan setim di Chelsea pada 2014. Ketika masih bermain di Stamford Bridge, pemain asal Mesir itu tak terlalu bersinar, sebab Salah hanya mencetak dua gol dari 13 pertandingan di semua kompetisi.

Jauh sebelum itu, Drogba telah mengetahui Salah akan menjadi pemain hebat di masa depan. Ia mengatakan pemain berusia 29 tahun itu punya rasa ingin tahu yang tinggi dan kecerdasan untuk mengembangkan skill.

BACA JUGA: Griezmann Disindir Fans Atletico Madrid: Mereka Mencintai Saya!



“Dia sedih tidak berkontribusi, tapi dia selalu baik. Ketika Anda memiliki kecerdasan seperti ini, hanya masalah waktu sebelum Anda meledak. Saya ingat kami berbicara beberapa kali ketika dia berada di Roma dan dia mencetak gol dan kemudian dia memiliki momen ketika dia tidak mencetak gol dan dia bertanya kepada saya bagaimana menghadapi situasi seperti ini," kata Drogba dilansir dari Tribal Football, Senin (22/11/2021).

“Saya berbagi dengannya banyak contoh dan pengalaman dan bagaimana hal itu terjadi pada saya dan semua striker," tuturnya.

Prediksi pemain asal Pantai Gading itu pun benar, Salah kini telah menjadi penyerang mematikan di dunia dan menjadi andalan Liverpool. Namun ia tidak terkejut melihat performa salah saat ini, tetapi Drogba mengaku bakal menangis karena Salah bakal melewati rekor yang sudah dibuatnya.

BACA JUGA: Napoli Telan Kekalahan Perdana, Spalletti Akui Inter Milan Bermain Lebih Baik

“Jika dia melanjutkan, dia akan menghancurkan semua catatanku! Saya ingin menangis. Apa yang saya lihat selama pelatihan, dan semua rekan satu timnya akan memberitahu Anda, kualitasnya ada di sana. Dia hanya butuh waktu di lapangan untuk menunjukkan bakat dan kualitasnya" jelasnya.

“Ketika Anda melihat skuat yang kami miliki saat itu, tidak mudah untuk bermain, tetapi yang benar-benar membuat saya terikat dengan Mo adalah dia sangat baik, dia sangat sopan, bahkan ketika dia tidak bermain," pungkasnya.

(yov)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2165 seconds (11.252#12.26)