IOC Kawal Kasus Peng Shuai yang Dipaksa Layani Syahwat Eks Wakil PM China
Jum'at, 03 Desember 2021 - 05:53 WIB
loading...
Petenis China, Peng Shuai, saat tampil di Olimpiade Beijing 2008. Foto: REUTERS/Toby Melville/File Photo
A
A
A
LAUSANNE - Komite Olimpiade Internasional ( IOC ) turun tangan mengawal kasus Peng Shuai- petenis China yang dipaksa melayani syahwat eks wakil Perdana Menteri Zhang Gaoli. IOC berjanji memberi pendampingan kepada sang petenis.
Dalam pernyataan resminya, IOC menyatakan telah melakukan panggilan video kedua dengan mantan petenis nomor satu dunia nomor ganda Peng Shuai di tengah kekhawatiran dunia tentang keselataman petenis China tersebut.
Baca Juga: Kisah Petenis Dipaksa Layani Nafsu Seks Eks Wakil PM China
IOC mengatakan telah melakukan panggilan, setelah pertama kali berbicara dengan petenis tersebut pada 21 November, Rabu malam waktu Swiss, tepat sebelum Asosiasi Tenis Perempuan (WTA) mengumumkan penangguhan semua turnamen di China karena kekhwatiran tentang keselamatan petenis tersebut.
"Kami memiliki kepedulian yang sama seperti banyak orang dan organisasi lain tentang kesejahteraan dan keselamatan Peng Shuai. Inilah sebabnya, baru kemarin tim IOC mengadakan panggilan video lagi dengannya," kata IOC dikutip dari Reuters, Kamis (2/12/2021).
"Kami telah menawarkan dukungan luas kepadanya, dan akan tetap berhubungan secara teratur dengannya, dan telah menyetujui pertemuan pribadi pada Januari."
Dalam pernyataan resminya, IOC menyatakan telah melakukan panggilan video kedua dengan mantan petenis nomor satu dunia nomor ganda Peng Shuai di tengah kekhawatiran dunia tentang keselataman petenis China tersebut.
Baca Juga: Kisah Petenis Dipaksa Layani Nafsu Seks Eks Wakil PM China
IOC mengatakan telah melakukan panggilan, setelah pertama kali berbicara dengan petenis tersebut pada 21 November, Rabu malam waktu Swiss, tepat sebelum Asosiasi Tenis Perempuan (WTA) mengumumkan penangguhan semua turnamen di China karena kekhwatiran tentang keselamatan petenis tersebut.
"Kami memiliki kepedulian yang sama seperti banyak orang dan organisasi lain tentang kesejahteraan dan keselamatan Peng Shuai. Inilah sebabnya, baru kemarin tim IOC mengadakan panggilan video lagi dengannya," kata IOC dikutip dari Reuters, Kamis (2/12/2021).
"Kami telah menawarkan dukungan luas kepadanya, dan akan tetap berhubungan secara teratur dengannya, dan telah menyetujui pertemuan pribadi pada Januari."
Lihat Juga :