Piala AFF 2020: Masuk Grup Sulit, Vietnam Dipusingkan Krisis Mental

Senin, 06 Desember 2021 - 00:30 WIB
loading...
Piala AFF 2020: Masuk Grup Sulit, Vietnam Dipusingkan Krisis Mental
Vietnam akan menghadapi sejumlah lawan berat di Grup B Piala AFF 2020. Namun, pelatih Park Hang-seo menyebut mental pasukannyta sedang tidak bagus. Foto: google
A A A
BISHAN - Vietnam akan menghadapi sejumlah lawan berat di Grup B Piala AFF 2020 . Pelatih Park Hang-seo menyebut mental timnya sedang tidak bagus akibat trauma kualifikasi Piala Dunia 2022.

Baca Juga: Piala AFF 2020: Dua Pemain Malaysia Dikabarkan Positif Covid-19

Vietnam berjumpa tim-tim kuat pada babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Mereka harus melawan Jepang, China, Arab Saudi, Australia dan Oman di Grup B.

Namun, hingga laga keenam, Vietnam belum meraih poin alias terus menelan kekalahan. Park menyebut catatan memalukan itu membuat mental para pemainnya terguncang.

Padahal, Vietnam akan menjumpai sejumlah tim berat di fase Grup B Piala AFF 2020, yakni Laos, Malaysia, Indonesia, dan Kamboja.

Para rival itu jelas tak bisa dipandang remeh oleh Vietnam. Hanya saja Park mengakui sedang dipusingkan krisis mental yang dialami para pemainnya.



“Kami baru menjalani enam pertandingan di kualifikasi Piala Dunia. Kami kemudian kalah di enam laga tersebut,” kata Park di laman resmi AFF.

“Hal tersebut menjadi pukulan bagi pemain. Secara mental, hal tersebut berdampak sangat berat bagi tim ini," lanjutnya.

Belum lagi dengan kondisi pandemi Covid-19, timnya makin kesulitan dalam bergerak. Aktivitas mereka tak lagi leluasa seperti saat menjuarai Piala AFF 2018.

"Ada beberapa tim bagus di turnamen ini, dan kami akan bekerja keras untuk meraih hasil positif,” ujar Park.

Baca Juga: Hasil Piala AFF 2020: Singapura Bombardir Gawang Myanmar 3-0

“Dengan situasi Covid-19, pergerakan pemain menjadi terbatas. Hal itu dialami oleh seluruh tim. Kami harus bermain maksimal dan mempersiapkan tim dengan baik,” tegasnya.
(mirz)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1869 seconds (11.252#12.26)