Tanpa Vaksin, Tenis AS dan Prancis Terbuka Sulit Terealisasi Tahun Ini

Selasa, 09 Juni 2020 - 11:29 WIB
loading...
Tanpa Vaksin, Tenis...
Billie Jean USTA National Tennis Center saat menggelar turnamen Amerika Serikat Terbuka 2019 lalu. Turnamen GrandSlam ini masih menjadi tanda tanya di tengahpandemi virus corona. Foto/REUTERS/Steven Ryan
A A A
JAKARTA - Keinginan para petenis bisa tampil di Amerika Serikat Terbuka dan Prancis Terbuka tampaknya sulit terealisasi tahun ini. Meski penyelenggara berjuang keras agar Grand Slam tersebut bisa terlaksana, Presiden Asosiasi Tenis Putri (WTA) Mickey Lawler justru pesimistis dengan situasi saat ini.

Pihak penyelenggara kedua Grand Slam tersebut memang sedang berusaha keras mencari cara agar turnamen bisa digelar tahun ini. Namun, Lawler justru merasa tur tenis tidak akan bisa berjalan lancar jika vaksin corona belum ditemukan. Apalagi, nyaris seluruh dunia masih mengalami krisis kesehatan.

“Yang saya tahu bahwa semuanya dilakukan untuk kembali bermain, tapi itu tidak mudah. Sebelum ada vaksin, akan sangat sulit untuk bepergian dan bermain. Jika AS Terbuka dimainkan, pasti akan menjadi turnamen pertama,” kata Lawler, dilansir tennisworld.

Lawler mengatakan jadwalnya akan diketahui dalam dua pekan ke depan. Tidak hanya masalah jadwal pertandingan, tapi juga mengenai penggabungan Asosiasi Tenis Profesional (ATP) dan WTA. Pasalnya, wacana tersebut sudah banyak dibicarakan, termasuk Roger Federer yang sangat mendukung kedua organisasi tenis putra dan putri itu melebur menjadi satu. (Baca juga: Keraguan Barty Kembali Berlaga di Tengah Wabah Corona)

Meski begitu, Lawler mengakui penggabungan ini akan sangat sulit dilakukan. Pasalnya, perbedaan pendapat pasti akan terjadi. Dia merasa ada beberapa petenis dan pejabat pasti tidak setuju dengan wacana tersebut. Namun, untuk situasi sekarang, Lawler merasa sangat penting ATP dan WTA bergabung untuk melewati pandemi virus corona yang menjangkit lebih dari 200 negara itu.

“Ini bukan pertama kali kami membicarakannya. Di saat yang sulit ini kita harus memanfaatkannya untuk bekerja bersama. Tenis terbaik saat putra dan putri bersama, seperti di Turnamen Grand Slam. Masa depan tenis harus disatukan dan koneksi harus ditemukan yang memungkinkan. Tapi, itu tidak mudah karena ada pemain yang tidak menginginkannya dan mereka memiliki banyak pendapat,” paparnya. (Baca juga: Ramai-ramai Tokoh Pajang Foto Wisuda di Medsos, Ada Apa?)

Saat ini, semua turnamen tenis masih ditangguhkan hingga akhir Juli dan baru akan dimulai kembali paling cepat pada awal Agustus mendatang. AS Terbuka dijadwalkan bakal berlangsung pada 24 Agustus-14 September. Sementara itu, Prancis Terbuka dijadwalkan berlangsung pada 20 September-4 Oktober.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Petenis Paling Berbakat...
3 Petenis Paling Berbakat di Dunia yang Tak Pernah Menjuarai Grand Slam
Janice Tjen Terhenti...
Janice Tjen Terhenti di Babak Pertama French Open 2026
Kejutan, Janice Tjen...
Kejutan, Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Indian Wells 2026 usai Ditekuk Jaqueline Cristian
Janice Tjen Bicara Target...
Janice Tjen Bicara Target Jelang Tampil di Indian Wells 2026
Janice Tjen Tembus Ranking...
Janice Tjen Tembus Ranking 36 Dunia, Bayangi Rekor Legendaris Yayuk Basuki
Janice Tjen Kalahkan...
Janice Tjen Kalahkan Petenis Kanada, Tembus 16 Besar Dubai Championships 2026
Lapangan Tenis Tak Lagi...
Lapangan Tenis Tak Lagi Sekadar Arena Bermain, Standar Dunia Jadi Acuan
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Cetak Sejarah di Shuzou...
Cetak Sejarah di Shuzou WTA 2025, Pendidikan Aldila Sutjiadi Jadi Sorotan
Special Bola
Kiper Persebaya Ernando...
Liga Indonesia
Kiper Persebaya Ernando Ari Senang Larangan Suporter Tandang Bakal Dicabut
Ribut di Laga Portugal...
Bola Dunia
Ribut di Laga Portugal vs Spanyol, Rodri Minta Minta Maaf karena Ejek Bernardo Silva
4 Pemain Top yang Resmi...
Bola Dunia
4 Pemain Top yang Resmi Pensiun Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Nomor 1 Cristiano Ronaldo
Rekomendasi
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Berita Terkini
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved