Banyak Kontroversi di 2021, Nico Rosberg Minta Formula 1 Perketat Aturan
Selasa, 28 Desember 2021 - 06:05 WIB
loading...
Banyak Kontroversi di 2021, Nico Rosberg Minta Formula 1 Perketat Aturan. Foto: IST
A
A
A
JAKARTA - Nico Rosberg menilai seharusnya FIA dapat memperketat aturan di lintasan. Apalagi setelah perebutan gelar juara dunia F1 yang cukup kontroversial sepanjang musim.
Keputusan yang inkonsistensi menjadi topik perbincangan tersendiri selama F1 2021 . Bagaimana tidak, terdapat beberapa keputusan berbeda yang diambil untuk kejadian serupa.
Baca Juga: Rosberg Jagokan Pierre Gasly Jadi Pendamping Verstappen Musim Depan
Seperti pada GP Arab Saudi 2021, Max Verstappen dipaksa memberikan posisinya, setelah memotong lintasan. Namun, hukuman serupa tak terjadi ketika Lewis Hamilton melakukannya di GP Abu Dhabi.
“Olahraga ini harus membuat perkembangan. Dimulai dari aksi salip-menyalip. Jangan lupa di balapan terakhir, Max Verstappen menyalip Lewis dan sedikit mendorongnya,” kata Rosberg dikutip Motorsport Week, Minggu (26/12/2021).
![Banyak Kontroversi di 2021, Nico Rosberg Minta Formula 1 Perketat Aturan]()
Padahal, Hamilton dianggap melakukan kesalahan serupa, dan seharusnya memberikan posisinya kepada Verstappen. Hal itu pun menciptakan perdebatan di antara mantan pembalap.
Keputusan yang inkonsistensi menjadi topik perbincangan tersendiri selama F1 2021 . Bagaimana tidak, terdapat beberapa keputusan berbeda yang diambil untuk kejadian serupa.
Baca Juga: Rosberg Jagokan Pierre Gasly Jadi Pendamping Verstappen Musim Depan
Seperti pada GP Arab Saudi 2021, Max Verstappen dipaksa memberikan posisinya, setelah memotong lintasan. Namun, hukuman serupa tak terjadi ketika Lewis Hamilton melakukannya di GP Abu Dhabi.
“Olahraga ini harus membuat perkembangan. Dimulai dari aksi salip-menyalip. Jangan lupa di balapan terakhir, Max Verstappen menyalip Lewis dan sedikit mendorongnya,” kata Rosberg dikutip Motorsport Week, Minggu (26/12/2021).

Padahal, Hamilton dianggap melakukan kesalahan serupa, dan seharusnya memberikan posisinya kepada Verstappen. Hal itu pun menciptakan perdebatan di antara mantan pembalap.
Lihat Juga :