Tutup 2021 dengan Prestasi, DNV Equestrian Pasang Target Tinggi Tahun Depan
Senin, 27 Desember 2021 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
"Sebagai pelatih, saya sangat senang dengan progres kemajuan Atlet-atlet DNV Equestrian terutama Dinov (Nusrtdinov Zayan Fatih). Sekarang mental Dinov sudah jauh lebih baik dan sangat percaya diri untuk turun di pertandingan. Dan karena DNV Equestrian juga memiliki kuda-kuda jumping kelas atas, saya harap kedepannya kami akan memiliki atlet yang khusus bertanding di kelas-kelas atas tersebut,” imbuh Albert Pelealu.
BACA JUGA: Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Saatnya Buat Sejarah Skuad Garuda di Final Piala AFF 2020
Pencapaian signifikan DNV Equestrian hingga di ujung tahun 2021 ini pun mendapat tanggapan positif dari sang pemilik, yakni Riyanti Kutty Nurinda. Menurut wanita pengusaha sukses yang akrab disapa Rinda ini, tahun 2021 merupakan tahun yang berat bagi DNV Equestrian, namun dengan segala perubahan yang dilakukan, masa-masa yang berat tadi pun akhirnya berbuah keberhasilan.
"Kami memang telah melakukan perubahan besar-besaran dalam DNV Equestrian seperti keputusan untuk mengganti progam pelatihan, SOP kandang, penggantian pakan dan pindah ke lokasi kandang yang baru. Dengan orang-orang yang profesional untuk kemajuan tim, kami memiliki kebebasan untuk bertanding dimana saja sekaligus mengikuti coaching clinic dengan berbagai macam pelatih yang tujuannya adalah untuk meraih banyak ilmu, pengalaman dan pelajaran baik untuk atlet dan juga kuda-kuda kami,” papar Rinda yang juga merupakan Ibunda dari Dinov.
Rinda pun tampaknya cukup puas dengan kinerja tim DNV Equestrian yang mampu dibuktikan oleh Dinov dengan tampil dalam performa terbaiknya dengan meraih gelar-gelar podium di kejuaraan-kejuaraan berkuda. Bahkan Dinov pun perlahan namun pasti mulai merambah kelas-kelas pertandingan di lompatan 100-110 Cm dari sebelumnya yang hanya berkutat di lompatan 50-90 Cm saja.
BACA JUGA: Jelang Final Piala AFF 2020: Shin Tae-yong dan Nova Arianto Analisa Permainan Thailand
Dalam hal perawatan kuda pun DNV terbilang sangat memperhatikan hal-hal detil. Bahkan Rinda dibantu suaminya, Asep Siregar, terus memantau serta berdiskusi dengan tim dan dokter tentang kebiasaan, pakan, dan karakter kuda-kudanya, baik saat di kandang maupun di pertandingan. Perhitungan akan kebutuhan nutrisi dan pola latihan pun menjadi fokus yang menjadi titik perhatian. Asep Siregar yang lulusan IPB, masih kerap melakukan riset kecil akan pemenuhan nutrisi yang tepat.
“Kami terus melakukan percobaan kombinasi formulasi pakan dan suplemen. Kami tidak lagi fokus kepada pembentukan massa otot, kuda-kuda sport kami terfokus kepada bagaimana rangkaian katabolisme dari asupan pakan, berhasil menjadi energi secara sempurna. Termasuk bagaimana menjamin oksigen yang dikirim ke paru-paru, dapat memiliki katalis yang tepat. Intinya bagaimana satu molekul glukosa dan enam molekul oksigen benar-benar menjadi 36 molekul ATP sebagai energi dalam sel”, ujar Asep Siregar.
BACA JUGA: Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Saatnya Buat Sejarah Skuad Garuda di Final Piala AFF 2020
Pencapaian signifikan DNV Equestrian hingga di ujung tahun 2021 ini pun mendapat tanggapan positif dari sang pemilik, yakni Riyanti Kutty Nurinda. Menurut wanita pengusaha sukses yang akrab disapa Rinda ini, tahun 2021 merupakan tahun yang berat bagi DNV Equestrian, namun dengan segala perubahan yang dilakukan, masa-masa yang berat tadi pun akhirnya berbuah keberhasilan.
"Kami memang telah melakukan perubahan besar-besaran dalam DNV Equestrian seperti keputusan untuk mengganti progam pelatihan, SOP kandang, penggantian pakan dan pindah ke lokasi kandang yang baru. Dengan orang-orang yang profesional untuk kemajuan tim, kami memiliki kebebasan untuk bertanding dimana saja sekaligus mengikuti coaching clinic dengan berbagai macam pelatih yang tujuannya adalah untuk meraih banyak ilmu, pengalaman dan pelajaran baik untuk atlet dan juga kuda-kuda kami,” papar Rinda yang juga merupakan Ibunda dari Dinov.
Rinda pun tampaknya cukup puas dengan kinerja tim DNV Equestrian yang mampu dibuktikan oleh Dinov dengan tampil dalam performa terbaiknya dengan meraih gelar-gelar podium di kejuaraan-kejuaraan berkuda. Bahkan Dinov pun perlahan namun pasti mulai merambah kelas-kelas pertandingan di lompatan 100-110 Cm dari sebelumnya yang hanya berkutat di lompatan 50-90 Cm saja.
BACA JUGA: Jelang Final Piala AFF 2020: Shin Tae-yong dan Nova Arianto Analisa Permainan Thailand
Dalam hal perawatan kuda pun DNV terbilang sangat memperhatikan hal-hal detil. Bahkan Rinda dibantu suaminya, Asep Siregar, terus memantau serta berdiskusi dengan tim dan dokter tentang kebiasaan, pakan, dan karakter kuda-kudanya, baik saat di kandang maupun di pertandingan. Perhitungan akan kebutuhan nutrisi dan pola latihan pun menjadi fokus yang menjadi titik perhatian. Asep Siregar yang lulusan IPB, masih kerap melakukan riset kecil akan pemenuhan nutrisi yang tepat.
“Kami terus melakukan percobaan kombinasi formulasi pakan dan suplemen. Kami tidak lagi fokus kepada pembentukan massa otot, kuda-kuda sport kami terfokus kepada bagaimana rangkaian katabolisme dari asupan pakan, berhasil menjadi energi secara sempurna. Termasuk bagaimana menjamin oksigen yang dikirim ke paru-paru, dapat memiliki katalis yang tepat. Intinya bagaimana satu molekul glukosa dan enam molekul oksigen benar-benar menjadi 36 molekul ATP sebagai energi dalam sel”, ujar Asep Siregar.
Lihat Juga :