Pratama Arhan dan Kisah Sepatu Koyak, kini Kandidat Pemain Muda Terbaik di Piala AFF 2020
Rabu, 29 Desember 2021 - 10:00 WIB
loading...
Bek sayap Timnas Indonesia, Pratama Arhan (12), berlaga di Piala AFF 2020. Foto: PSSI
A
A
A
KALLANG - Pratama Arhan bersaing ketat untuk merebut penghargaan pemain muda terbaik di ajang Piala AFF 2020 . Siapa sangka, bintang Timnas Indonesia memulai karier dari sepatu koyak hasil jerih payah sang Ibunda berdagang sayur.
Bek kiri berusia 19 tahun itu mencuri perhatian saat membantu Timnas Indonesia menang atas Malaysia di babak semifinal Piala AFF 2020. Bermain di Stadion Nasional, Singapura, Minggu (19/12/2021) malam WIB, Arhan mencetak satu gol saat Indonesia menang 4-1 atas Malaysia.
Baca Juga: Final Piala AFF 2020 Tanpa Bendera Peserta, Ini Pertama Kali dalam Sejarah
Di media sosial beredar sepotong video yang memperlihatkan euforia nonton bareng keluarga Pratama Arhan yang penuh kesederhanaan. Tampak ekspresi kegembiraan Surati, ibu dari Pratama Arhan ketika putranya mencetak gol ke gawang Malaysia.
Menurut laporan media lokal, Surati merupakan sosok yang menginspirasi buat Pratama Arhan . Sang Ibunda juga yang membelikan sepatu sepak bola seharga Rp25 ribu ketika Pratama Arhan kecil mengikuti latihan bersama Sekolah Sepakbola (SSB) Terang Bangsa di Blora. Namun, sepatu tersebut koyak dalam sekali pakai karena kualitasnya buruk.
Bek kiri berusia 19 tahun itu mencuri perhatian saat membantu Timnas Indonesia menang atas Malaysia di babak semifinal Piala AFF 2020. Bermain di Stadion Nasional, Singapura, Minggu (19/12/2021) malam WIB, Arhan mencetak satu gol saat Indonesia menang 4-1 atas Malaysia.
Baca Juga: Final Piala AFF 2020 Tanpa Bendera Peserta, Ini Pertama Kali dalam Sejarah
Di media sosial beredar sepotong video yang memperlihatkan euforia nonton bareng keluarga Pratama Arhan yang penuh kesederhanaan. Tampak ekspresi kegembiraan Surati, ibu dari Pratama Arhan ketika putranya mencetak gol ke gawang Malaysia.
Menurut laporan media lokal, Surati merupakan sosok yang menginspirasi buat Pratama Arhan . Sang Ibunda juga yang membelikan sepatu sepak bola seharga Rp25 ribu ketika Pratama Arhan kecil mengikuti latihan bersama Sekolah Sepakbola (SSB) Terang Bangsa di Blora. Namun, sepatu tersebut koyak dalam sekali pakai karena kualitasnya buruk.
Lihat Juga :