NPC Indonesia Gelar Pelatnas Jarak Jauh untuk Atlet

Rabu, 10 Juni 2020 - 07:22 WIB
loading...
NPC Indonesia Gelar...
Ketua NPC Indonesia Senny Marbun bersama Wakil sekjend Rima Ferdianto saat memberikan keterangan pers terkait Pelatnas jarak jauh untuk para atlet, selasa (9/6/2020). Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A A A
SOLO - National Paralympic Committee (NPC) Indonesia menggelar pelatihan nasional (Pelatnas) jarak jauh akibat wabah pandemi Corona Virus (COVID-19). Performa atlet diharapkan tetap terjaga meski mereka kini tinggal di rumah masing masing.

Wakil sekjend NPC Indonesia Rima Ferdianto mengemukakan, akhir Maret 2020 lalu para atlet telah dipulangkan sembari menunggu kepastian event internasional. “Akhirnya kita ketahui bahwa Paralympic diundur 24 Agustus-4 September 2021. Kemudian ASEAN Paragames di Philipina resmi dibatalkan. Nanti langsung ASEAN Paragames di Hanoi Vietnam desember 2021,” terang Rima Ferdianto saat memberikan keterangan pers di Solo , Selasa (9/6/2020).

Sehingga rencana NPC Indonesia yang akan memanggil atlet untuk pelatnas terpusat di Kota Solo Agustus 2020 mendatang dibatalkan. Pertimbangannya karena event event internasional diundur dan wabah COVID-19 belum selesai, maka diputuskan Pelatnas jarak jauh sebagaimana yang direkomendasikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Melalui Pelatnas jarak jauh, salah satu tujuannya untuk menjaga performa atlet. Sehingga atlet tidak mengalami pengecilan otot. “Kalau mereka dibiarkan latihan sendiri tanpa arahan atau tidak latihan, dikhawatirkan akan merugikan di masa depan ketika dipanggil kembali ke Pelatnas terpusat,” urainya.(Baca juga : Hasil Lengkap dan Klasemen Sementara Bundesliga, Minggu (7/6/2020) )

Saat mereka tidak terpantau performanya, ketika dipanggil untuk Pelatnas terpusat maka akan kesulitan untuk mengembalikan ke performa terbaik. Ketika pandemi COVID-19 diperkirakan telah berakhir, atlet khususnya yang Paralypic, rencananya sudah ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang mulai perburuan point.

Diantaranya renang, dan menembak yang akan mulai melakukan perburuan poin di bulan November-Desember 2020. Perburuan poin Paralypic berlanjut Januari hingga akhir Maret 2021. Mengingat di Indonesia masih ada pandemi, kondisi atlet tetap dipersiapkan. Sehingga kondisi atlet tinggal dipoles ketika kejuaraan akan dimulai.

Melalui Pelatnas jarak jauh, lanjutnya, diharapkan para atlet tidak ke mana mana dan tetap tinggal di rumah atau stay at home. “Mereka tetap konsentrasi latihan, dan tidak ada pekerjaan yang lain. Jangan sampai ada yang jualan bakso, atau kelayapan di luar,” tegasnya. Pelatnas jarak jauh yang telah dimulai 2 Juni 2020 ternyata disambut antusias para atlet.

Dalam Pelatnas jarak jauh, pelatih memberikan motivasi dan menu program yang disesuaikan. Secara teknis, Pelatnas jarak jauh menggunakan aplikasi daring sesuai kondisi di lapangan, seperti zoom. Sehingga atlet dapat latihan secara bersamaan di jam yang sama. Selain itu, ada juga atlet yang tidak bisa mendapatkan sinyal telepon seluler sama sekali.

Untuk mendapatkan sinyal maka harus pergi ke kota dulu. Sehingga atlet tersebut kemudian setiap dua atau tiga hari sekali mengirimkan menu latihan yang telah didokumentasikan kepada pelatih. ‘Tapi hampir 90% atlet bisa mengikuti karena ada sinyal di rumahnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Aidan Heslop Rajai Red...
Aidan Heslop Rajai Red Bull Cliff Diving 2026 di Broken Beach
Oceanman Bali 2026 Siap...
Oceanman Bali 2026 Siap Digelar: Diikuti 900 Perenang dari 27 Negara
HGI City Cup 2026: Mengubah...
HGI City Cup 2026: Mengubah Domino Menjadi Olahraga Prestasi
Domino Naik Kelas, Surabaya...
Domino Naik Kelas, Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Cetak Sejarah Baru
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Special Bola
Shin Tae-yong Ancam...
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Ancam Skuad Persija Jakarta: Pemain Sombong Tidak Akan Dipilih
Kapten Persib Bandung...
Liga Indonesia
Kapten Persib Bandung Marc Klok Manfaatkan Libur untuk Pemulihan Cedera
Striker Timnas Pantai...
Bola Dunia
Striker Timnas Pantai Gading Sempat Ditangkap Jelang Piala Dunia 2026 Terkait Dugaan Pengaturan Pertandingan
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Latihan Rahasia Korea...
Latihan Rahasia Korea Selatan Disusupi Drone Jelang Hadapi Meksiko
Rahasia Emblem Emas...
Rahasia Emblem Emas Harry Kane di Jersey Piala Dunia 2026
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved