Rahasia Lemparan Granat Pratama Arhan, Pemain Muda Terbaik di Piala AFF 2020
Minggu, 02 Januari 2022 - 13:02 WIB
loading...
Rahasia Lemparan Granat Pratama Arhan, Pemain Muda Terbaik di Piala AFF 2020. Foto: PSSI
A
A
A
KALLANG - Bek tim nasional (timnas) Indonesia Pratama Arhan terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020 . Arhan punya skill langka pemain sayap yakni lemparan jarak ke dalam dengan jarak yang cukup jauh.
Pemain PSIS Semarang itu selalu menjadi pilihan Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia melakoni Piala AFF 2020. Winger 20 tahun itu cuma satu kali absen ketika Indonesia takluk 0-4 di leg pertama final melawan Thailand akibat akumulasi kartu kuning.
Baca Juga: Pratama Arhan Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020
Masyarakat pecinta sepak bola di Indonesia begitu terpukau dengan penampilan Pratama Arhan. Terutama karena kamampuan lemparan jarak jauhnya yang hampir menyerupai tendangan sudut.
"Soal lemparan ke dalam yang jauh saya belajar sendiri dan memang sudah lama sekitar tahun 2017 saya melakukannya hingga sekarang," kata Pratama Arhan kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Di media sosial, tak jarang yang menjuluki aksi lemparan ke dalam Pratama Arhan sebagai 'lemparan granat'. Tak heran, mengingat granat merupakan senjata penghancur yang harus dilempar jauh agar tidak meledak ke arah sendiri.
Pemain PSIS Semarang itu selalu menjadi pilihan Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia melakoni Piala AFF 2020. Winger 20 tahun itu cuma satu kali absen ketika Indonesia takluk 0-4 di leg pertama final melawan Thailand akibat akumulasi kartu kuning.
Baca Juga: Pratama Arhan Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020
Masyarakat pecinta sepak bola di Indonesia begitu terpukau dengan penampilan Pratama Arhan. Terutama karena kamampuan lemparan jarak jauhnya yang hampir menyerupai tendangan sudut.
"Soal lemparan ke dalam yang jauh saya belajar sendiri dan memang sudah lama sekitar tahun 2017 saya melakukannya hingga sekarang," kata Pratama Arhan kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Di media sosial, tak jarang yang menjuluki aksi lemparan ke dalam Pratama Arhan sebagai 'lemparan granat'. Tak heran, mengingat granat merupakan senjata penghancur yang harus dilempar jauh agar tidak meledak ke arah sendiri.
Lihat Juga :