Djokovic Masuk Undian Australia Terbuka tapi Terancam Dideportasi

Jum'at, 14 Januari 2022 - 01:52 WIB
loading...
Djokovic Masuk Undian...
Djokovic Masuk Undian Australia Terbuka tapi Terancam Dideportasi. Foto: Twitter/@AustralianOpen
A A A
MELBOURNE - Novak Djokovic masuk dalam undian Australia Terbuka 2022 sebagai unggulan teratas pada Kamis (13/1/2022). Padahal, pemerintah setempat masih dapat kembali mendeportasi petenis nomor satu dunia itu karena vaksin Covid-19.

Pengundian ditunda selama satu jam tanpa penjelasan, bahkan ketika Menteri Imigrasi Alex Hawke mempertimbangkan apakah akan menggunakan kewenangan diskresi untuk membatalkan visa Djokovic karena pengecualian medisnya dari vaksinasi Covid-19 .

Baca Juga: Drawing Australia Open 2022: Djokovic vs Nadal Berpotensi Bentrok di Semifinal

Jika Djokovic tidak dideportasi, dikutip dari Reuters, juara bertahan yang tidak divaksinasi itu akan menghadapi sesama petenis Serbia Miomir Kecmanovic untuk pertandingan pembukaannya yang dijadwalkan pada Senin atau Selasa.

Surat kabar Melbourne The Age menyebutkan bahwa Djokovic akan segera mengajukan banding di pengadilan untuk setiap upaya untuk mendeportasinya, dengan keputusan pengadilan yang diharapkan pada Jumat, dan penyelenggara turnamen mempersiapkan rencana darurat pengundian baru untuk berjaga-jaga.

Surat kabar tersebut juga melaporkan bahwa sebuah sumber di Partai Liberal Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan bahwa pemerintah "sangat condong" untuk mencabut visa lagi.

Djokovic , yang berlatih lagi di Rod Laver Arena pada Kamis, memicu kemarahan publik Australia, menuju ke Melbourne dengan pengecualian medis dari persyaratan bagi pengunjung luar negeri untuk wajib vaksin COVID-19.

Setibanya di Australia, otoritas perbatasan Australia memutuskan bahwa pengecualian medis Djokovic tidak sah dan dia ditempatkan di hotel detensi imigrasi bersama para pencari suaka selama beberapa hari.

Pengadilan, Senin, mengizinkan Djokovic untuk tinggal dengan alasan bahwa para petugas "tidak masuk akal" selama proses wawancara tujuh jam di tengah malam.

Pemerintah Australia sekarang harus memutuskan apakah akan membiarkan Djokovic bertahan untuk upaya mencetak rekor gelar major ke-21.

Australia, yang mengalami lockdown terlama di dunia, memiliki tingkat vaksinasi 90 persen untuk orang dewasa, dan tengah mengalami kenaikan jumlah kasus hampir satu juta kasus dalam dua pekan terakhir.

Survei online oleh grup media News Corp menunjukkan bahwa 83 persen responden mendukung pemerintah yang mencoba mendeportasi Djokovic.

"Saya hanya akan mengatakan... divaksinasi. Itu kuncinya," kata Daniel Andrews, perdana menteri negara bagian Victoria, yang ibu kotanya Melbourne yang menjadi tuan rumah Australian Open, dikutip dari Reuters.

"Itulah yang saya katakan kepada setiap orang Victoria, itulah yang telah saya lakukan, itulah yang telah dilakukan anak-anak saya, itulah yang dilakukan oleh keluarga, 93 persen komunitas kami, dan saya sangat bangga dengan mereka karena melakukannya. Saya sangat senang."

Sementara itu, tiga dari 100 petenis putra telah divaksinasi.

"Terkadang keyakinan pribadi Anda harus dikalahkan oleh apa yang baik untuk kebaikan yang lebih besar, bagi orang-orang di sekitar Anda, untuk rekan-rekan Anda," kata petenis Martina Navratilova kepada TV Australia, mendesak Djokovic untuk "mundur" dan pulang.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aldila Sutjiadi Terhenti...
Aldila Sutjiadi Terhenti di Babak Kedua Ganda Putri Australia Open 2026
Langkah Janice Tjen...
Langkah Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Australia Open 2026, Ditekuk Karolina Pliskova
Hasil Australia Terbuka...
Hasil Australia Terbuka 2026: Janice Tjen Terhenti di Ganda Putri, Selanjutnya Bentrok Karolina Pliskova
Sikat Unggulan Kanada,...
Sikat Unggulan Kanada, Janice Tjen Lolos Rintangan Pertama Grand Slam Australia Open 2026
Janice Tjen Juara Turnamen...
Janice Tjen Juara Turnamen Pemanasan Grand Slam Australia Open 2026
Australian Open 2026...
Australian Open 2026 Dimulai, Jangan Lewatkan Aksi Petenis Dunia! Ini Cara Nonton Streaming di VISION+ 
Ukir Sejarah 24 Grand...
Ukir Sejarah 24 Grand Slam, Djokovic Kenakan Kaus Mamba Forever
Djokovic Atasi Perlawanan...
Djokovic Atasi Perlawanan Taylor Fritz, Tembus Semifinal AS Terbuka
Keuletan Teruji, Djokovic...
Keuletan Teruji, Djokovic Bertahan dari Gempuran Laslo Djere
Special Bola
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Hattrick Lagi, Lionel Messi?
Enggan Undang Timnas...
Bola Dunia
Enggan Undang Timnas Indonesia, Thailand Jajal Uzbekistan hingga Oman di Piala Raja 2026!
Timnas Cape Verde Satu-satunya...
Bola Dunia
Timnas Cape Verde Satu-satunya Debutan Piala Dunia 2026 yang Belum Kalah: Tahan Uruguay dan Spanyol!
Rekomendasi
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Berita Terkini
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Mesir Comeback, Mo Salah...
Mesir Comeback, Mo Salah Antar The Pharaohs Gulung Selandia Baru 3-1
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved