MU Ditahan Villa Setelah Unggul 2-0, Ralf Rangnick: Ini Terasa Seperti Kekalahan
Minggu, 16 Januari 2022 - 22:02 WIB
loading...
Manchester United (MU) harus rela ditahan Aston Villa 2-2 pada lanjutan Liga Inggris 2021/2022. Pelatih Ralf Rangnick merasa ini seperti kekalahan. Foto: twitter
A
A
A
BIRMINGHAM - Manchester United (MU) harus rela ditahan Aston Villa 2-2 pada lanjutan Liga Inggris 2021/2022. Pelatih Ralf Rangnick merasa ini seperti kekalahan mengingat Setan Merah sempat unggul 2-0.
Baca Juga: Imbang Setelah Unggul 2-0, Fernandes Akui Manchester United Kehilangan Kepercayaan Diri
Berkunjung ke Villa Park, Inggris, Minggu (16/1/2022) dini hari WIB, brace Bruno Fernandes (6 dan 67) sempat membuat MU memimpin 2-0. Namun, kemenangan yang tadinya dalam genggaman pada akhirnya harus melayang.
Masuknya Philippe Coutinho pada menit ke-68 bisa mengubah segalanya. Pemain asal Brasil itu membantu terciptanya gol Jacob Ramsey (77’). Dia juga sukses menjebol gawang Setan Merah menjelang akhir pertandingan.
Terkait hasil ini, Rangnick mengatakan pasukannya kurang kompak di babak kedua. Imbasnya, MU harus kebobolan dua gol. Juru taktik asal Jerman itu merasa sangat kecewa dan menilai ini sebagai kekalahan.
“Kami memberikan terlalu banyak bola di waktu 15 menit terakhir, kami tidak kompak seperti sebelumnya dan kebobolan dua gol. Dalam 15 menit terakhir sebelum jeda, kami tidak berani untuk melangkah,” kata Rangnick.
“Itu terlihat lebih baik di babak kedua, dan kemudian Anda seharusnya membawa pulang tiga poin. Rasanya seperti kekalahan, jujur saja,” sambungnya, dilansir dari BBC Internasional.
Baca Juga: Imbang Setelah Unggul 2-0, Fernandes Akui Manchester United Kehilangan Kepercayaan Diri
Berkunjung ke Villa Park, Inggris, Minggu (16/1/2022) dini hari WIB, brace Bruno Fernandes (6 dan 67) sempat membuat MU memimpin 2-0. Namun, kemenangan yang tadinya dalam genggaman pada akhirnya harus melayang.
Masuknya Philippe Coutinho pada menit ke-68 bisa mengubah segalanya. Pemain asal Brasil itu membantu terciptanya gol Jacob Ramsey (77’). Dia juga sukses menjebol gawang Setan Merah menjelang akhir pertandingan.
Terkait hasil ini, Rangnick mengatakan pasukannya kurang kompak di babak kedua. Imbasnya, MU harus kebobolan dua gol. Juru taktik asal Jerman itu merasa sangat kecewa dan menilai ini sebagai kekalahan.
“Kami memberikan terlalu banyak bola di waktu 15 menit terakhir, kami tidak kompak seperti sebelumnya dan kebobolan dua gol. Dalam 15 menit terakhir sebelum jeda, kami tidak berani untuk melangkah,” kata Rangnick.
“Itu terlihat lebih baik di babak kedua, dan kemudian Anda seharusnya membawa pulang tiga poin. Rasanya seperti kekalahan, jujur saja,” sambungnya, dilansir dari BBC Internasional.
Lihat Juga :