Perpanjang Kalender Balapan, F1 Lirik Sirkuit MotoGP
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, F1 sudah dipastikan tidak akan mungkin berlangsung di sirkuit jalan raya karena dilarang mengadakan acara secara terbuka. Jadi, seandainya GP Singapura dibatalkan, jadwalnya pada 20 September bisa saja dialihkan kembali ke Italia di mana cuaca masih sangat bagus hingga Oktober.
Yang jelas, Mugello adalah milik Ferrari dan mobil tahun ini dinamai SF1000 sehubungan dengan fakta bahwa tim akan menjadi Grand Prix ke 1000-nya. Saat ini, tim berlambang Kuda Jingkrak ini mencatatkan 991 balapan (menurut timnya). Jadi, seri kesembilan pada tahun ini bisa membuatnya mencatatkan rekor baru sebagai tim terbanyak berpartisipasi di F1. (Baca juga: Kelamaan Nganggur, Lewis Hamilton Ingin Pensiun dari Formula 1)
Meski begitu, Direktur l Motorsport F1 Ross Brawn masih memiliki keyakinan balapan masih akan bertambah pada tahun ini. Bahkan, dia juga tidak menutup kemungkinan akan berlangsung di luar Eropa. Namun, mantan bos Ferrari ini merasa akan sulit dilakukan karena sebagian negara pasti memiliki peraturan berbeda dari masalah penerbangan.
"Ya, tujuan kami tentu saja memiliki balapan yang cukup konsisten dari titik kami mulai pada Juli hingga kami selesai pada akhir November, awal Desember. Karena itu, apakah kita melanjutkan ke Eropa untuk beberapa balapan lain atau apakah kita dapat pergi ke beberapa jalur udara masih harus diputuskan," ujar Brawn, dilansir Racer. (Raikhul Amar)
Yang jelas, Mugello adalah milik Ferrari dan mobil tahun ini dinamai SF1000 sehubungan dengan fakta bahwa tim akan menjadi Grand Prix ke 1000-nya. Saat ini, tim berlambang Kuda Jingkrak ini mencatatkan 991 balapan (menurut timnya). Jadi, seri kesembilan pada tahun ini bisa membuatnya mencatatkan rekor baru sebagai tim terbanyak berpartisipasi di F1. (Baca juga: Kelamaan Nganggur, Lewis Hamilton Ingin Pensiun dari Formula 1)
Meski begitu, Direktur l Motorsport F1 Ross Brawn masih memiliki keyakinan balapan masih akan bertambah pada tahun ini. Bahkan, dia juga tidak menutup kemungkinan akan berlangsung di luar Eropa. Namun, mantan bos Ferrari ini merasa akan sulit dilakukan karena sebagian negara pasti memiliki peraturan berbeda dari masalah penerbangan.
"Ya, tujuan kami tentu saja memiliki balapan yang cukup konsisten dari titik kami mulai pada Juli hingga kami selesai pada akhir November, awal Desember. Karena itu, apakah kita melanjutkan ke Eropa untuk beberapa balapan lain atau apakah kita dapat pergi ke beberapa jalur udara masih harus diputuskan," ujar Brawn, dilansir Racer. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :