Kalah 0-18, Ini Skenario Garuda Pertiwi Lolos ke Babak Gugur Piala Asia Wanita 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:05 WIB
loading...
Kalah 0-18, Ini Skenario...
Indonesia kalah 0-18 dari Australia pada laga pembuka Grup B Piala Asia Wanita 2022. Tapi, ini tidak serta merta menutup peluang Garuda Pertiwi lolos ke babak gugur. Foto: twitter
A A A
MUMBAI - Indonesia menelan kekalahan telak 0-18 dari Australia pada laga pembuka Grup B Piala Asia Wanita 2022, Jumat (21/1/2022). Meski demikian, ini tidak serta merta menutup peluang Garuda Pertiwi lolos ke babak gugur.

Baca Juga: Media Asing Ungkap Fakta Kekalahan Timnas Putri Indonesia: Sam Kerr Pecahkan Rekor Tim Cahill

Jika saja pembantaian itu terjadi pada leg pertama di babak gugur, Indonesia jelas sudah tidak punya peluang untuk menyelamatkan diri. Sebab, sangat mustahil untuk memangkas defisit gol sebanyak itu.

Kabar baiknya, hasil buruk itu terjadi pada laga pertama. Jadi, Indonesia masih punya peluang untuk menebusnya dan melaju ke perempat final.

Catatan negatif itu membuat Zahra Muzdalifah dkk untuk sementara jadi juru kunci Grup B dengan 0 poin. Jumlahnya sama dengan Thailand, hanya saja dengan kemasukan gol lebih buruk.

Pada hari yang sama, Thailand juga mengalami kekalahan melawan wakil Asia Tenggara lainnya Filipina. Bermain di DY Patil Sports Stadium, skor berakhir 1-0.

Posisi pertama di Grup B sudah tentu ditempati Australia lantaran memasukkan 18 gol. Sementara Filipina di urutan kedua dengan poin sama dan satu gol.

Sejumlah skenario masih sangat mungkin bagi Indonesia untuk lolos ke babak gugur. Sebab, menurut regulasi penentuan posisi ditentukan beberapa faktor.

Pertama adalah jumlah poin diantara perserta di grup yang sama. Lalu, selisih gol dalam head-to-head diantara tim yang poinnya sama. Kemudian jumlah memasukan gol dalam head-to-head diantara tim yang poin yang saja.

Jika ada lebih dari dua tim yang poinnya sama, dan produktivitas dan selisih gol serta head-to-head nya sama, maka penentuannya akan melihat selisih gol disemua pertandingan grup.

Kemudian total gol yang dihasilkan selama penyisihan grup. Bisa juga nantinya dilakukan adu penalti. Ini hanya terjadi jika dua tim yang catatannya sama bertemu di laga penutup.

Selanjutnya adalah pengurangan poin berdasarkan jumlah kartu. Satu kartu kuning akan dikurangi satu poin. Kartu merah dari dua kartu kuning akan dikurangi tiga poin.

Kartu merah langsung dikurangi tiga poin. Sedangkan kartu kuning yang dilanjutkan kartu merah langsung akan dukurangi empat poin. Bila tetap sama juga, maka akan digunakan cara terakhir, yakni pengundian.

Dengan demikian, Indonesia masih punya kans bertahan. Pertama pastinya harus memenangkan dua laga berikutnya melawan Thailand (24 Januari) dan Filipina (27 Januari).

Dengan mendulang enam poin, Indonesia bisa saja nantinya finish sebagai runner-up. Bahkan bukan tidak mungkin menjadi juara grup. Ini juga dengan catatan tiga tim lainnya gagal menambah banyak poin.

Agar Indonesia bisa merebut posisi pertama, maka wajib menundukan Thailand dan Filipina. Tapi, disisi lain, duel Filipina vs Australia dan Australia vs Thailand berakhir imbang.

Jika skenario itu yang terjadi, maka Indonesia mendulang enam poin, lalu Australia lima poin, Filipina empat poin dan Thailand satu poin.

Tapi, seandainya Indonesia kalah dari Thailand, tapi menang melawan Filipina, peluang selamat masih sangat sulit. Ini karena adanya peraturan head-to-head.

Selain itu, Indonesia juga tidak bisa berharap dari jalur peringkat tiga terbaik. Penyebabnya adalah jumlah kemasukan yang terlalu banyak.

Katakanlah Australia menyapu bersih semua laga dan jadi juara Grup B, Indonesia, Filipina dan Thailand bisa sama-sama mendulang tiga poin. Namun, Thailand yang lebih berhak menemani Australia karena unggul head-to-head dari Indonesia.

Bagaimana bila Indonesia menang melawan Thailand dan kalah dari Filipina? Dengan skenario yang sama, Australia menyapu bersih kemenangan, Indonesia hanya bercokol di urutan ketiga dengan tiga poin sementara Filipina meraih 6 poin.

Kalaupun Indonesia nantinya meraih dua kemenangan tetap belum aman karena tergantung hasil Australia di sisa laga berikutnya.

Misalnya saja Indonesia bisa memaksimalkan dua laga berikutnya. Sementara Australia mengalahkan Thailand dan kemudian ditaklukan Filipina, maka Indonesia hanya menempati posisi tiga sekalipun sama-sama mendulang enam poin.

Baca Juga: Jadwal Timnas Putri Indonesia vs Thailand di Piala Asia Wanita 2022

Dengan demikian, Australia harus menang melawan Thailand dan Filipina agar bisa membantu Indonesia berada di urutan kedua dengan enam poin.

(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Sejarah di Honduras,...
Cetak Sejarah di Honduras, Indonesia Sabet Perak di IFA7 World Championship 2026
Depak Brasil, FA7 Indonesia...
Depak Brasil, FA7 Indonesia Tembus Babak Final IFA7 World Championship 2026
Cetak Sejarah, Tim FA7...
Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal World Championship 2026
Tigers Football Academy...
Tigers Football Academy Juara U-18 Hydroplus Soccer League Surabaya
MLSC Seri 2 2025/2026...
MLSC Seri 2 2025/2026 di Tangerang dan Semarang Lahirkan Kampiun Baru
Tim Ismed Sofyan Mengaum,...
Tim Ismed Sofyan Mengaum, Raih Gelar Bintang Muda 2025 dan Bawa Hadiah Rp100 Juta
SDN Kalirungkut I Borong...
SDN Kalirungkut I Borong Juara, Berikut Daftar Lengkap Pemenang MilkLife Soccer Challenge Surabaya
Timnas Indonesia Takluk...
Timnas Indonesia Takluk oleh Australia, Sekjen Perindo: Jangan Patah Semangat Garuda!
Bidik Siswi KU 8 Tumbuhkan...
Bidik Siswi KU 8 Tumbuhkan Kecintaan Sepak Bola Sejak Dini
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo vs Luka Modric!
Ambisi Witan Sulaeman...
Liga Indonesia
Ambisi Witan Sulaeman Persembahkan Gelar Juara Super League untuk HUT Ke-500 Jakarta
Sentuhan John Herdman...
Liga Indonesia
Sentuhan John Herdman di Timnas Indonesia Jadi Modal Rayhan Hannan Unjuk Gigi Bersama Persija Jakarta
Rekomendasi
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Berita Terkini
Ronaldo Buntu, Portugal...
Ronaldo Buntu, Portugal vs Kroasia Tanpa Gol di Babak Pertama
Profil Marc Cucurella,...
Profil Marc Cucurella, Mesin Assist Spanyol di Piala Dunia 2026
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved