Perang Legenda Bulu Tangkis Indonesia di GOR Billy Beras
Minggu, 23 Januari 2022 - 05:12 WIB
loading...
Fadil Imran Badminton Premier Super Series di Gelanggang Olahraga (GOR) milik Billy Haryanto di Karanganyar, Jawa Tengah, ANTARA/HO/dok.
A
A
A
SRAGEN - Mantan bintang bulu tangkis Indonesia memperebutkan hadiah senilai Rp500 juta di ajang Fadil Imran Badminton Premier Super Series. Acara yang berlangsung di Gelanggang Olahraga milik pengusaha beras, Billy Haryanto, di Karanganyar, Jawa Tengah, 22 - 23 Januari 2022 ini sekaligus diharapkan menjadi inspirasi bagi para pemain muda di daerah tersebut.
Peraih medali emas Olimpiade Athena 2012, Taufik Hidayat, turut serta dalam ajang yang digagas Sekjen PBSI sekaligus Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Mohammad Fadil Imran itu. "Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi para lengenda bulutangkis," kata Fadil Imran.
Baca Juga: Ketum Agung Firman Bantah PP PBSI Alami Krisis Keuangan
Selain Taufik, mantan juara dunia tunggal putra tahun 1993, Joko Suprianto serta eks juara dunia 1995, Hariyanto Abri turut meramaikan turnamen tersebut. Ada juga Marleve Mainaku, Sony Dwi Kuncoro, serta pemain cantik Bellaetrix Manuputty.
Tak hanya sektor tunggal, legenda pemain ganda pun ikut di turnamen itu. Di antaranya Alvent Yulianto, Agripina Prima Rahmanto Putra, Aldo, serta Tontowi Ahmad. Nama terakhir merupakan peraih medali emas Olimpiadi Rio De Jeneiro berpasangan dengan Liliyana Natsir.
Bukan hanya mereka, para veteran bulutangkis pun turut bermain di turnamen Fadil Imran itu. Di antaranya Bambang Suprianto, Eddy Hartono, Imelda Wiguna, Tri Kusharjanto, Meiliana Jauhari, Herry Imam Piengardi, Henry Saputra.
Peraih medali emas Olimpiade Athena 2012, Taufik Hidayat, turut serta dalam ajang yang digagas Sekjen PBSI sekaligus Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Mohammad Fadil Imran itu. "Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi para lengenda bulutangkis," kata Fadil Imran.
Baca Juga: Ketum Agung Firman Bantah PP PBSI Alami Krisis Keuangan
Selain Taufik, mantan juara dunia tunggal putra tahun 1993, Joko Suprianto serta eks juara dunia 1995, Hariyanto Abri turut meramaikan turnamen tersebut. Ada juga Marleve Mainaku, Sony Dwi Kuncoro, serta pemain cantik Bellaetrix Manuputty.
Tak hanya sektor tunggal, legenda pemain ganda pun ikut di turnamen itu. Di antaranya Alvent Yulianto, Agripina Prima Rahmanto Putra, Aldo, serta Tontowi Ahmad. Nama terakhir merupakan peraih medali emas Olimpiadi Rio De Jeneiro berpasangan dengan Liliyana Natsir.
Bukan hanya mereka, para veteran bulutangkis pun turut bermain di turnamen Fadil Imran itu. Di antaranya Bambang Suprianto, Eddy Hartono, Imelda Wiguna, Tri Kusharjanto, Meiliana Jauhari, Herry Imam Piengardi, Henry Saputra.
Lihat Juga :