Kunjungi BPPLOP Jawa Tengah, Menpora Berikan Motivasi untuk Atlet
Sabtu, 29 Januari 2022 - 21:28 WIB
loading...
Menpora Zainudin Amali mengunjungi Balai Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (BPPLOP) Provinsi Jawa Tengah, di Kawasan Olahraga Jatidiri, Sabtu (29/1/2022) / Foto: Kemenpora
A
A
A
SEMARANG - Menpora Zainudin Amali mengunjungi Balai Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (BPPLOP) Provinsi Jawa Tengah, di Kawasan Olahraga Jatidiri, Sabtu (29/1/2022). Kedatangan politikus Golkar itu untuk memberikan motivasi pada para atlet junior dan senior di lokasi tersebut.
Awalnya, Menpora melihat dari dekat Asrama Atlet, Sekolah Keberbakatan Olahraga, dan GOR Jatidiri dimana telah berkumpul para atlet junior, senior, dan para pelatih berbagai cabang olahraga. Dalam kesempatan baik ini, Menpora Amali memberikan motivasi kepada para atlet, bahwa cita-cita atlet harus tinggi, tidak sekedar kelas daerah ataupun nasional, tetapi harus mendunia.
“Kalian harus berani bermimpi besar, bermimpi menjadi Olimpian (atlet Olimpiade), jangan hanya atlet PON. Berlatih penuh semangat, berlatih keras mengikuti arahan pelatih, bahkan contoh itu Cristiano Ronaldo bisa menjadi pesepakbola hebat karena di luar jadwal latihan resminya dilanjutkan dengan latihan sendiri sampai malam. Dengan itu mimpi akan berbuah prestasi," ajak Menpora Amali dikutip dari laman resmi Kemenpora.
BACA JUGA: Juara Australia Open 2022, Ashleigh Barty Akhiri Penantian 44 Tahun
Dalam pertemuan ini juga hadir atlet panahan Olimpiade Tokyo lalu yang digembleng di PPLP Jateng yaitu Alviyanto Bagas Prasetyo. Meskipun belum menyumbangkan medali sekalipun, karena perjuangan lolos Olimpiade melalui kualifikasi yang panjang dan ketat, pemerintah tetap memberikan apresiasi.
Awalnya, Menpora melihat dari dekat Asrama Atlet, Sekolah Keberbakatan Olahraga, dan GOR Jatidiri dimana telah berkumpul para atlet junior, senior, dan para pelatih berbagai cabang olahraga. Dalam kesempatan baik ini, Menpora Amali memberikan motivasi kepada para atlet, bahwa cita-cita atlet harus tinggi, tidak sekedar kelas daerah ataupun nasional, tetapi harus mendunia.
“Kalian harus berani bermimpi besar, bermimpi menjadi Olimpian (atlet Olimpiade), jangan hanya atlet PON. Berlatih penuh semangat, berlatih keras mengikuti arahan pelatih, bahkan contoh itu Cristiano Ronaldo bisa menjadi pesepakbola hebat karena di luar jadwal latihan resminya dilanjutkan dengan latihan sendiri sampai malam. Dengan itu mimpi akan berbuah prestasi," ajak Menpora Amali dikutip dari laman resmi Kemenpora.
BACA JUGA: Juara Australia Open 2022, Ashleigh Barty Akhiri Penantian 44 Tahun
Dalam pertemuan ini juga hadir atlet panahan Olimpiade Tokyo lalu yang digembleng di PPLP Jateng yaitu Alviyanto Bagas Prasetyo. Meskipun belum menyumbangkan medali sekalipun, karena perjuangan lolos Olimpiade melalui kualifikasi yang panjang dan ketat, pemerintah tetap memberikan apresiasi.
Lihat Juga :