Repsol Honda Incar Joan Mir, Pol Espargaro Terdepak?
Minggu, 30 Januari 2022 - 22:01 WIB
loading...
Repsol Honda siap membajak Joan Mir dari Suzuki Ecstar/Foto/Twitter
A
A
A
JEREZ - Repsol Honda dikabarkan akan membajak Joan Mir dari Suzuki Ecstar. Tim pabrikan asal Jepang tersebut akan menjadikan juara dunia MotoGP 2020 itu sebagai pembalap masa depannya.
Rumor Repsol Honda akan merekrut Joan Mir menguat setelah mereka menahan pembicaraan perpanjangan kontrak pembalap mereka, Pol Espargaro. Masa kerja pembalap Spanyol itu di Honda berakhir tahun 2022 ini.
Baca juga: Tawaran Menggiurkan Tim KTM Jadi Alasan Guidotti Cabut dari Ducati
Namun, Manajer Pol Espargaro, Homer Bosch, buru-buru membantah hal tersebut dan menganggapnya hanya rumor belaka.
Bosch sangat yakin Honda masih sangat berminat meneruskan kerja samanya bersama rider berusia 30 tahun tersebut. Apalagi jika melirik peran Espargaro bersama Honda di MotoGP 2021 sangat bagus meski hasilnya kurang memuaskan.
Baca juga: Aleix Espargaro Kecewa Tak Pernah Berduet dengan Andrea Dovizioso
Di sisi lain, rumornya sang juara MotoGP 2020 ke Honda disebutnya sebagai strategi yang digunakan demi kepentingan lain oleh orang yang tak bertanggung jawab. Honda sendiri dikabarkan tak pernah memberikan informasi seperti tersebut dalam internalnya.
Rumor Repsol Honda akan merekrut Joan Mir menguat setelah mereka menahan pembicaraan perpanjangan kontrak pembalap mereka, Pol Espargaro. Masa kerja pembalap Spanyol itu di Honda berakhir tahun 2022 ini.
Baca juga: Tawaran Menggiurkan Tim KTM Jadi Alasan Guidotti Cabut dari Ducati
Namun, Manajer Pol Espargaro, Homer Bosch, buru-buru membantah hal tersebut dan menganggapnya hanya rumor belaka.
Bosch sangat yakin Honda masih sangat berminat meneruskan kerja samanya bersama rider berusia 30 tahun tersebut. Apalagi jika melirik peran Espargaro bersama Honda di MotoGP 2021 sangat bagus meski hasilnya kurang memuaskan.
Baca juga: Aleix Espargaro Kecewa Tak Pernah Berduet dengan Andrea Dovizioso
Di sisi lain, rumornya sang juara MotoGP 2020 ke Honda disebutnya sebagai strategi yang digunakan demi kepentingan lain oleh orang yang tak bertanggung jawab. Honda sendiri dikabarkan tak pernah memberikan informasi seperti tersebut dalam internalnya.
Lihat Juga :