Jaga Rekor Grand Slam, Djokovic Akhirnya Mau Divaksin Covid-19?
Kamis, 03 Februari 2022 - 23:58 WIB
loading...
A
A
A
"Dari apa yang saya dengar dari orang-orang di sekitarnya, saya pikir dia akan melakukan vaksinasi," kata Muksch dilansir dari IB Times, Kamis (3/2/2022).
"Mungkin hasil Australia Terbuka 2022 berpengaruh besar dalam keputusan itu. Gelar grand slam ke 21 milik Nadal mendorongnya untuk melakukannya," imbuhnya.
Grand slam berikutnya bakal berlangsung di Prancis Terbuka 2022 di mana Nadal sangat diunggulkan di sana. Pemerintah Prancis sendiri telah mengumumkan bahwa mereka tidak mengizinkan orang yang tidak divaksinasi untuk masuk ke sana.
Karena itu, mungkin Djokovic merubah pemikiran anti-vaksinnya. Pasalnya, jika dia tak kunjung divaksin, maka dia tidak akan bisa tampil di banyak turnamen tenis sehingga membuat posisi rangking satu dunianya bisa lepas.
Selain itu, tentu saja Djokovic bakal semakin tertinggal dari Nadal. Sebab petenis berusia 35 tahun itu sangat berpeluang besar juara di Rolland Garros mengingat 13 gelar grand slam-nya diraih di lapangan tanah di sana.
"Mungkin hasil Australia Terbuka 2022 berpengaruh besar dalam keputusan itu. Gelar grand slam ke 21 milik Nadal mendorongnya untuk melakukannya," imbuhnya.
Grand slam berikutnya bakal berlangsung di Prancis Terbuka 2022 di mana Nadal sangat diunggulkan di sana. Pemerintah Prancis sendiri telah mengumumkan bahwa mereka tidak mengizinkan orang yang tidak divaksinasi untuk masuk ke sana.
Karena itu, mungkin Djokovic merubah pemikiran anti-vaksinnya. Pasalnya, jika dia tak kunjung divaksin, maka dia tidak akan bisa tampil di banyak turnamen tenis sehingga membuat posisi rangking satu dunianya bisa lepas.
Selain itu, tentu saja Djokovic bakal semakin tertinggal dari Nadal. Sebab petenis berusia 35 tahun itu sangat berpeluang besar juara di Rolland Garros mengingat 13 gelar grand slam-nya diraih di lapangan tanah di sana.
(sto)
Lihat Juga :