Jumat Siang, Timnas Indonesia U-23 Ngeluruk Kamboja dengan Pesawat Carteran
Kamis, 10 Februari 2022 - 10:06 WIB
loading...
Jumat Siang, Timnas Indonesia U-23 Ngeluruk Kamboja dengan Pesawat Carteran/pssi
A
A
A
JAKARTA - Timnas Indonesia U-23 berangkat ke Kamboja pada Jumat (11/2/2022) siang menggunakan pesawat carter menuju medan pertempuran Piala AFF U-23 2022 . Skuad asuhan Shin Tae-yong ini menggunakan pesawat carter karena tidak setiap hari ada penerbangan menuju ke Phnom Penh, Kamboja.
Baca Juga: Janji Beckham dan Bagas Kaffa Bawa Timnas Indonesia U-23 Juara
Faktor lain karena adanya Covid-19 sehingga banyak maskapai penerbangan mengurangi dan menghentikan sementara penerbangan ke Phnom Penh. ''Kami (PSSI) berterima kasih kepada maskapai Garuda yang ikut membantu kelancaran penerbangan menuju Phnom Penh,” ujar Sekjen PSSI Yunus Nusi di laman pssi.org
Sebelum menuju Kamboja, Rachmat Irianto dan kawan-kawan akan lebih dulu dilepas Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan beberapa Exco PSSI Jumat pagi. ''Aturan resmi tim sudah harus berada di Kamboja 4 hari sebelum laga pertama. Itu sebabnya tim akan jalan tanggal 11 Februari,”imbuh Yunus.
Yunus menambahkan atas arahan Ketua Umum PSSI, tim ini harus bisa mempertahankan trofi juara yang direbut pada 2019. ''Apalagi materi pemain ini mayoritas diambil dari Piala AFF 2020 lalu . Itu artinya sudah ada chemistry di antara pemain.”
Baca Juga: Janji Beckham dan Bagas Kaffa Bawa Timnas Indonesia U-23 Juara
Faktor lain karena adanya Covid-19 sehingga banyak maskapai penerbangan mengurangi dan menghentikan sementara penerbangan ke Phnom Penh. ''Kami (PSSI) berterima kasih kepada maskapai Garuda yang ikut membantu kelancaran penerbangan menuju Phnom Penh,” ujar Sekjen PSSI Yunus Nusi di laman pssi.org
Sebelum menuju Kamboja, Rachmat Irianto dan kawan-kawan akan lebih dulu dilepas Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan beberapa Exco PSSI Jumat pagi. ''Aturan resmi tim sudah harus berada di Kamboja 4 hari sebelum laga pertama. Itu sebabnya tim akan jalan tanggal 11 Februari,”imbuh Yunus.
Yunus menambahkan atas arahan Ketua Umum PSSI, tim ini harus bisa mempertahankan trofi juara yang direbut pada 2019. ''Apalagi materi pemain ini mayoritas diambil dari Piala AFF 2020 lalu . Itu artinya sudah ada chemistry di antara pemain.”
Lihat Juga :