Timnas Indonesia U-23 Mundur dari Piala AFF U-23, Ini Tanggapan Menpora
Jum'at, 11 Februari 2022 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, hanya tersisa satu penjaga gawang, yakni Muhammad Riyandi. Namun, Riyandi baru saja menjalani karantina selama 10 hari, dan kiper lainnya, yakni Cahya Supriyadi juga dinyatakan positif covid-19.
Melihat keputusan yang diambil PSSI, Amali mengaku sebagai langkah tepat karena tidak memaksakan diri untuk tampil di Ajang Piala AFF U-23. Menurutnya ini bukan kesalahan PSSI dan pemerintah, melainkan ini sebagai kejadian yang tak terduga.
“Kita tidak boleh memaksakan diri di tengah situasi seperti ini. Itu adalah kejadian di luar kehendak pelatih, federasi, apalagi pemerintah,” kata Amali dilansir dari laman resmi Kemenpora, Jumat (11/2/2022).
Lebih lanjut, Amali ingin PSSI untuk fokus dalam penyembuhan pemain yang terpapar covid-19. Tetapi, menurutnya pemain yang positif covid-19 akan sembuh lebih cepat, karena ia belajar dari pengalaman di PON XX di Papua.
“Saya berharap supaya PSSI bisa fokus untuk penyembuhan para pemain yang terpapar. Seperti ketika PON XX di Papua yang lalu, walaupun banyak atlet yang terpapar tapi recoverynya cepat," ucapnya.
"Karena para atlet sesungguhnya punya kebugaran fisik yang bagus. Apalagi mereka semuanya sudah divaksin. Semoga kondisi mereka segera pulih,” lanjut Amali.
Melihat keputusan yang diambil PSSI, Amali mengaku sebagai langkah tepat karena tidak memaksakan diri untuk tampil di Ajang Piala AFF U-23. Menurutnya ini bukan kesalahan PSSI dan pemerintah, melainkan ini sebagai kejadian yang tak terduga.
“Kita tidak boleh memaksakan diri di tengah situasi seperti ini. Itu adalah kejadian di luar kehendak pelatih, federasi, apalagi pemerintah,” kata Amali dilansir dari laman resmi Kemenpora, Jumat (11/2/2022).
Lebih lanjut, Amali ingin PSSI untuk fokus dalam penyembuhan pemain yang terpapar covid-19. Tetapi, menurutnya pemain yang positif covid-19 akan sembuh lebih cepat, karena ia belajar dari pengalaman di PON XX di Papua.
“Saya berharap supaya PSSI bisa fokus untuk penyembuhan para pemain yang terpapar. Seperti ketika PON XX di Papua yang lalu, walaupun banyak atlet yang terpapar tapi recoverynya cepat," ucapnya.
"Karena para atlet sesungguhnya punya kebugaran fisik yang bagus. Apalagi mereka semuanya sudah divaksin. Semoga kondisi mereka segera pulih,” lanjut Amali.
Lihat Juga :