Harapan Menggelar Turnamen AS Terbuka Meredup

Sabtu, 13 Juni 2020 - 13:35 WIB
loading...
Harapan Menggelar Turnamen...
Foto/Istimewa
A A A
NEW YORK - Harapan menggelar turnamen Amerika Serikat Terbuka 2020 tampaknya makin meredup. Penyebabnya, para petenis ternama mulai mempertanyakan masalah kesehatan dan keselamatan bepergian ke New York di tengah krisis dunia akibat pandemi virus corona.

Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) sedang berupaya keras untuk menggelar turnamen Grand Slam tersebut sesuai jadwal meskipun tanpa penonton di Pusat Tenis Nasional Billie Jean King di Flushing Meadows, Queens, 31 Agustus - 14 September nanti. Namun, pembicaraan berbagai pemangku kepentingan dalam olahraga ini dilaporkan telah mengungkapkan perpecahan serius antara pemain dan penyelenggara.

USTA dikabarkan kekurangan dana untuk menggelar turnamen. Awal pekan ini, otoritas tenis tertinggi di AS itu juga telah mengumumkan akan memberhentikan 110 pekerja dan menutup kantor pusatnya di White Plains, New York, sebagai akibat dari dampak keuangan yang semakin memburuk akibat krisis virus yang juga biasa disebut Covid-19 tersebut. (Baca: Nick Kyrgios: Gelar Grand Slam Bukan Tujuan Saya)

Apalagi, banyak petenis terkemuka, termasuk Novak Djokovic, Rafael Nadal, Nick Kyrgios, dan Simona Halep, telah menyatakan keberatan serius tentang protokol kesehatan dan keselamatan yang ingin diterapkan oleh USTA untuk menggelar turnamen dan enggan berkomitmen mengambil bagian dari acara tersebut.

Protokol itu termasuk memaksa pemain untuk tinggal di hotel karantina di luar Manhattan, memaksakan hanya satu anggota tim pendukung per pemain, menghilangkan kualifikasi nomor tunggal, dan mengurangi peserta nomor ganda dari 64 menjadi 24 pasangan. (Lihat Fotonya: Stasiun Pasar Senen Lakukan Adaptasi New Normal)

Kondisi ini mendapat sorotan dari petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic dan menyebutnya sebagai tindakan ekstrim. Selain itu, Simona Halep juga mengaku memiliki kekhawatiran besar jika pergi ke New York dengan kondisi seperti sekarang ini.

“Bukan hanya karena kita berada di tengah pandemi global tetapi juga karena risiko perjalanan, karantina potensial, dan kemudian perubahan di sekitar turnamen. Kita terbiasa dengan hal-hal yang beroperasi sangat berbeda dan itu tidak akan menjadi transisi yang mudah sama sekali, terutama pada tubuh kita,” katanya kepada New York Times dilansir sportbusiness.

Ini jelas situasi yang sangat sulit bagi Stacey Allaster, mantan ketua dan kepala eksekutif Asosiasi Tenis Wanita (USTA), yang pekan ini ditunjuk sebagai direktur turnamen wanita pertama di AS Terbuka.

Ada rencana tentatif untuk Cincinnati Masters yang akan diadakan di Pusat Tenis Nasional sebagai bagian dari rangkaian yang sama dengan AS Terbuka. Turnamen berlevel tinggi, yang juga dikenal sebagai Western & Southern Open itu, saat ini dijadwalkan berlangsung pada 17-23 Agustus di Mason, Ohio, atau seminggu sebelum AS Terbuka. (Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis Gemparkan Warga Sulawesi Selatan)

Selain itu, opsi lain yang dipertimbangkan oleh USTA adalah membatalkan turnamen pemanasan AS Terbuka, Cincinnati Masters, dan memainkan secara penuh Grand Slam di New York tersebut, termasuk babak kualifikasi dan nomor ganda dengan melibatkan 64 pasangan.

“Kami juga memiliki skenario ketiga, dan itu adalah kami mengemasnya dan membatalkan acara saja untuk tahun ini, yang kami benar-benar tidak ingin lakukan,” kata presiden USTA Patrick Galbraith. (Baca juga: Sipir Perempuan AS Malah Bercinta dengan Tahanan yang Dijaganya)

USTA telah menolak mengadakan turnamen di luar New York, menyusul adanya wacana pemindahan ke Kampus Nasional USTA di Orlando, Florida, dan Taman Tenis Indian Wells di Palm Springs, California. Keputusan final turnamen ini dikabarkan akan diumumkan 15 Juni. Tetapi tampaknya jika AS Terbuka melanjutkan, itu tidak akan dengan kekuatan penuh lapangan yang pasti akan mendevaluasi turnamen.

“Kami memiliki waktu kurang dari seminggu, jadi kami akhirnya harus menyelesaikan apa yang akan kami lakukan,” ungkap Galbraith. (Raikhul Amar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Petenis Paling Berbakat...
3 Petenis Paling Berbakat di Dunia yang Tak Pernah Menjuarai Grand Slam
Janice Tjen Terhenti...
Janice Tjen Terhenti di Babak Pertama French Open 2026
Kejutan, Janice Tjen...
Kejutan, Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Indian Wells 2026 usai Ditekuk Jaqueline Cristian
Janice Tjen Bicara Target...
Janice Tjen Bicara Target Jelang Tampil di Indian Wells 2026
Janice Tjen Tembus Ranking...
Janice Tjen Tembus Ranking 36 Dunia, Bayangi Rekor Legendaris Yayuk Basuki
Janice Tjen Kalahkan...
Janice Tjen Kalahkan Petenis Kanada, Tembus 16 Besar Dubai Championships 2026
Lapangan Tenis Tak Lagi...
Lapangan Tenis Tak Lagi Sekadar Arena Bermain, Standar Dunia Jadi Acuan
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Cetak Sejarah di Shuzou...
Cetak Sejarah di Shuzou WTA 2025, Pendidikan Aldila Sutjiadi Jadi Sorotan
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Selecao
Jay Idzes Punya Pelatih...
Bola Dunia
Jay Idzes Punya Pelatih Baru, Sassuolo Resmi Tunjuk Alberto Aquilani
Persija Jakarta Siapkan...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Siapkan Rencana Baru Bareng Shin Tae-yong demi Target Juara
Rekomendasi
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Berita Terkini
Drama Injury Time! Qatar...
Drama Injury Time! Qatar Gagalkan Kemenangan Swiss
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved