Batal Tampil di Piala AFF U-23, Ketum Pemuda Perindo: Indonesia Kehilangan Kesempatan Uji Tim Sebelum SEA Games 2022
Rabu, 16 Februari 2022 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ingin Bantu Tokyo Verdy Promosi ke J1 League, Pratama Arhan Bakal Maksimalkan Skill
“Kita harus lebih profesional, artinya kalau sudah di TC jangan bergabung di Liga 1, apalagi di Liga 1 luar biasa Covid-nya, ada tim yang cuma 12 pemain dan 13 pemain,” kata Effendi, Rabu (16/2/2022).
“Yang jadi masalah kan ada yang sudah dipanggil tetapi ada juga yang dipanggil lagi ke klub Liga 1, jadi ada kemungkinan ketika dipanggil lagi ke timnas, mereka sudah terpapar virus,” terangnya.
Effendi pun sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, jika mobilitas pemain antara timnas dan klub tidak dilakukan terlalu sering, maka badai Covid-19 di tubuh timnas Indonesia U-23 bisa diminimalkan.
“Jadi, jika memang pengelolaan manajeman timnas ingin bagus, maka pemain yang sudah dipanggil, langsung di karantina, jangan kembalikan lagi (ke klub),” sambungnya.
“Kita harus lebih profesional, artinya kalau sudah di TC jangan bergabung di Liga 1, apalagi di Liga 1 luar biasa Covid-nya, ada tim yang cuma 12 pemain dan 13 pemain,” kata Effendi, Rabu (16/2/2022).
“Yang jadi masalah kan ada yang sudah dipanggil tetapi ada juga yang dipanggil lagi ke klub Liga 1, jadi ada kemungkinan ketika dipanggil lagi ke timnas, mereka sudah terpapar virus,” terangnya.
Effendi pun sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, jika mobilitas pemain antara timnas dan klub tidak dilakukan terlalu sering, maka badai Covid-19 di tubuh timnas Indonesia U-23 bisa diminimalkan.
“Jadi, jika memang pengelolaan manajeman timnas ingin bagus, maka pemain yang sudah dipanggil, langsung di karantina, jangan kembalikan lagi (ke klub),” sambungnya.
Lihat Juga :