Ini Penjelasan Bos Dorna soal Vaksinasi Jadi Syarat Pembalap Masuk Australia
Kamis, 24 Februari 2022 - 08:59 WIB
loading...
Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna Sports mengklaim bahwa pihaknya tidak akan memaksa para pembalap MotoGP untuk melakukan vaksinasi. Menurutnya, dengan hasil tes PCR negatif saja itu sudah cukup untuk bisa masuk ke paddock / Foto: MotoGP
A
A
A
MADRID - Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna Sports mengklaim bahwa pihaknya tidak akan memaksa para pembalap MotoGP untuk melakukan vaksinasi. Menurutnya, dengan hasil tes PCR negatif saja itu sudah cukup untuk bisa masuk ke paddock.
Mengingat saat ini masih sedang dalam situasi Covid-19, Ezpeleta mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin memaksa pembalap MotoGP untuk melakukan vaksinasi. Hal tersebut dia sampaikan saat ditanya mengenai soal kasus Novak Djokovic yang batal tampil di Australia Open 2022 lalu lantaran masalah vaksinasi.
Pasalnya, MotoGP Australia sendiri termasuk pada kalender musim ini. Yang mana gelaran tersebut dijadwalkan pada 16 Oktober 2022 mendatang. Akan tetapi, Ezpeleta mengaku tak ingin memaksa pembalap untuk melakukan vaksinasi agar bisa berada di paddock.
BACA JUGA: Marc Marquez-Espargaro Bakar Semangat Pembalap Nasional: Satu Hati Indonesia, Juara!
Meskipun begitu, Ezpeleta tahu betul bahwa vaksin dan karantina adalah hal yang perlu dilakukan. Namun dia menyebut bahwa dengan hasil PCR yang negatif saja sudah cukup.
Mengingat saat ini masih sedang dalam situasi Covid-19, Ezpeleta mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin memaksa pembalap MotoGP untuk melakukan vaksinasi. Hal tersebut dia sampaikan saat ditanya mengenai soal kasus Novak Djokovic yang batal tampil di Australia Open 2022 lalu lantaran masalah vaksinasi.
Pasalnya, MotoGP Australia sendiri termasuk pada kalender musim ini. Yang mana gelaran tersebut dijadwalkan pada 16 Oktober 2022 mendatang. Akan tetapi, Ezpeleta mengaku tak ingin memaksa pembalap untuk melakukan vaksinasi agar bisa berada di paddock.
BACA JUGA: Marc Marquez-Espargaro Bakar Semangat Pembalap Nasional: Satu Hati Indonesia, Juara!
Meskipun begitu, Ezpeleta tahu betul bahwa vaksin dan karantina adalah hal yang perlu dilakukan. Namun dia menyebut bahwa dengan hasil PCR yang negatif saja sudah cukup.
Lihat Juga :