IOC Larang Atlet Rusia Bertanding di Event Olahraga Internasional
Selasa, 01 Maret 2022 - 06:15 WIB
loading...
IOC Larang Atlet Rusia Bertanding di Event Olahraga Internasional/Al Jazeera
A
A
A
Komite Olimpiade Internasional atau IOC melarang atlet Rusia bertanding di event olahraga internasional menyusul keputusan Presiden Vladimir Putin menginvasi Ukraina. IOC mendesak negara-negara anggota untuk melarang Rusia dan Belarusia ambil bagian dalam acara olahraga internasional setelah pasukan Rusia menyerbu Ukraina.
IOC juga mencabut Olympic Order, penghargaan tertingginya, dari semua pejabat tinggi Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin. Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Dewan Eksekutif IOC mengeluarkan pernyataan, ''Merekomendasikan agar Federasi Olahraga Internasional dan penyelenggara acara olahraga tidak mengundang atau mengizinkan partisipasi atlet dan pejabat Rusia dan Belarusia dalam kompetisi internasional".
Baca Juga: FIFA dan UEFA Tendang Rusia dari Sepak Bola Internasional
Jika tidak memungkinkan karena ''alasan organisasi atau hukum'', IOC meminta pejabat olahraga untuk melakukan ''segala daya mereka'' untuk mencegah atlet dari kedua negara mengambil bagian atas nama Rusia atau Belarusia.
Komite Olimpiade Rusia (ROC) dengan tegas tidak setuju dengan IOC, dengan mengatakan keputusan itu ''bertentangan dengan dokumen peraturan IOC dan Piagam (Olimpiade)''.
IOC juga mencabut Olympic Order, penghargaan tertingginya, dari semua pejabat tinggi Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin. Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Dewan Eksekutif IOC mengeluarkan pernyataan, ''Merekomendasikan agar Federasi Olahraga Internasional dan penyelenggara acara olahraga tidak mengundang atau mengizinkan partisipasi atlet dan pejabat Rusia dan Belarusia dalam kompetisi internasional".
Baca Juga: FIFA dan UEFA Tendang Rusia dari Sepak Bola Internasional
Jika tidak memungkinkan karena ''alasan organisasi atau hukum'', IOC meminta pejabat olahraga untuk melakukan ''segala daya mereka'' untuk mencegah atlet dari kedua negara mengambil bagian atas nama Rusia atau Belarusia.
Komite Olimpiade Rusia (ROC) dengan tegas tidak setuju dengan IOC, dengan mengatakan keputusan itu ''bertentangan dengan dokumen peraturan IOC dan Piagam (Olimpiade)''.
Lihat Juga :