3 Seniman Lapangan Hijau yang Getol Cetak Gol Beruntun di Liga Champions
Jum'at, 11 Maret 2022 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Catatan fenomenal yang diukir Ronaldo membuat Madrid merebut La Decima atau gelar juara Liga Champions kesepuluh. Tetapi apa yang dilakukan pemain berpaspor Portugal itu bukan keberuntungan semata.
Pada musim 2017-2018, kekasih Georgina Rodriguez itu kembali menancapkan namanya sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa di Liga Champions.
Pada musim 2017-2018, Ronaldo memulai perjalanannya dengan gemilang dengan mencetak sembilan gol dalam enam pertandingan di babak penyisihan grup bersama Madrid.
Penampilannya yang luar biasa di kedua leg melawan Paris Saint-Germain di babak 16 besar membawa Madrid lolos ke babak berikutnya. Ronaldo mencetak total tiga gol melawan raksasa Prancis.
Ronaldo memberikan penampilan yang serupa saat melawan Juventus di perempat final, dengan total mencetak tiga gol. Sayangnya, rekor gol Ronaldo dari 11 pertandingan berturut-turut berakhir saat melawan Bayern Muenchen di semifinal.
Ronaldo akhirnya memenangkan kompetisi dengan Real Madrid saat mereka mengalahkan Liverpool 3-1 di Final. Total, CR7 membukukan 15 gol dan tiga assist dalam 13 pertandingan yang dimainkannya di Liga Champions 2017-2018.
![3 Seniman Lapangan Hijau yang Getol Cetak Gol Beruntun di Liga Champions]()
2. Ruud van Nistelrooy (Manchester United)
Dalam sejarah Liga Champions, tidak sedikit pemain yang berhasil mencetak gol secara reguler dan terus membantu timnya masing-masing. Nama berikutnya yang masuk daftar adalah Ruud van Nistelrooy.
Van Nistelrooymerupakan penyerang yang luar biasa saat membelaManchester United. Menggunakan penempatan posisinya yang luar biasa dan penyelesaian akhir yang tajam, pemain asal Belanda itu menjadi ancaman mematikan di depan gawang.
Di Liga Champions 2002-2003, van Nistelrooy memiliki catatan yang tak terlupakan dengan mencetak sembilan gol secara beruntun. Saat itu, kompetisi melibatkan dua babak grup tetapi itu tidak terlalu penting untuk mesin pencetak gol dengan kelebihan kaki kanannya itu
Saat itu van Nistelrooy mencetak gol ke gawang Maccabi Haifa, Bayer Leverkusen, dan Olympiacos di babak penyisihan grup. Selanjutnya, ia kembali mempertontonkan kebolehannya ketika menjebol gawang Deportivo La Coruna, Juventus, dan Real Madrid.
Pada musim 2017-2018, kekasih Georgina Rodriguez itu kembali menancapkan namanya sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa di Liga Champions.
Pada musim 2017-2018, Ronaldo memulai perjalanannya dengan gemilang dengan mencetak sembilan gol dalam enam pertandingan di babak penyisihan grup bersama Madrid.
Penampilannya yang luar biasa di kedua leg melawan Paris Saint-Germain di babak 16 besar membawa Madrid lolos ke babak berikutnya. Ronaldo mencetak total tiga gol melawan raksasa Prancis.
Ronaldo memberikan penampilan yang serupa saat melawan Juventus di perempat final, dengan total mencetak tiga gol. Sayangnya, rekor gol Ronaldo dari 11 pertandingan berturut-turut berakhir saat melawan Bayern Muenchen di semifinal.
Ronaldo akhirnya memenangkan kompetisi dengan Real Madrid saat mereka mengalahkan Liverpool 3-1 di Final. Total, CR7 membukukan 15 gol dan tiga assist dalam 13 pertandingan yang dimainkannya di Liga Champions 2017-2018.

2. Ruud van Nistelrooy (Manchester United)
Dalam sejarah Liga Champions, tidak sedikit pemain yang berhasil mencetak gol secara reguler dan terus membantu timnya masing-masing. Nama berikutnya yang masuk daftar adalah Ruud van Nistelrooy.
Van Nistelrooymerupakan penyerang yang luar biasa saat membelaManchester United. Menggunakan penempatan posisinya yang luar biasa dan penyelesaian akhir yang tajam, pemain asal Belanda itu menjadi ancaman mematikan di depan gawang.
Di Liga Champions 2002-2003, van Nistelrooy memiliki catatan yang tak terlupakan dengan mencetak sembilan gol secara beruntun. Saat itu, kompetisi melibatkan dua babak grup tetapi itu tidak terlalu penting untuk mesin pencetak gol dengan kelebihan kaki kanannya itu
Saat itu van Nistelrooy mencetak gol ke gawang Maccabi Haifa, Bayer Leverkusen, dan Olympiacos di babak penyisihan grup. Selanjutnya, ia kembali mempertontonkan kebolehannya ketika menjebol gawang Deportivo La Coruna, Juventus, dan Real Madrid.
Lihat Juga :