Profil Lionel Messi: Kekurangan Hormon Pertumbuhan Tak Halangi Jadi yang Terbaik Dunia
Minggu, 13 Maret 2022 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mo Salah Belum Kunjung Perbarui Kontrak di Liverpool, Klopp: Semua Baik-Baik Saja!
Lionel Messi telah memenangkan tujuh penghargaan Ballon d’Or, dan enam sepatu emas. Selain itu, bersama Barcelona, Messi telah memenangkan 34 piala termasuk sepuluh gelar La Liga, tujuh gelar Copa Del Rey, dan 4 trofi Liga Champions Eropa. Selama kariernya, Lionel Messi telah mencetak sekitar 750 gol untuk klub dan negara yang dia bela.
Namun, siapa yang menyangka bahwa pemain timnas Argentina ini pernah menderita kekurangan hormon pertumbuhan atau biasa disebut Growth Hormone Deficiency. Penyakit tersebut membuat Lionel Messi mengalami hambatan dalam pertumbuhannya. Dia terkena penyakit tersebut pada usia 11 tahun.
Dilansir dari Sports Casting, Growth Hormone Deficiency atau kekurangan hormon pertumbuhan merupakan gangguan yang berasal dari sekresi hormon pertumbuhan yang tidak memadai dari kelenjar pituitari anterior.
Kelenjar tersebut berfungsi menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh dan memproduksi hormon pertumbuhan. Akibat kekurangan hormon ini adalah penderita tumbuh lebih lambat dari orang pada umumnya. Dan hal ini membuat Messi memiliki tubuh yang lebih pendek dari anak seumurannya.
Lionel Messi telah memenangkan tujuh penghargaan Ballon d’Or, dan enam sepatu emas. Selain itu, bersama Barcelona, Messi telah memenangkan 34 piala termasuk sepuluh gelar La Liga, tujuh gelar Copa Del Rey, dan 4 trofi Liga Champions Eropa. Selama kariernya, Lionel Messi telah mencetak sekitar 750 gol untuk klub dan negara yang dia bela.
Namun, siapa yang menyangka bahwa pemain timnas Argentina ini pernah menderita kekurangan hormon pertumbuhan atau biasa disebut Growth Hormone Deficiency. Penyakit tersebut membuat Lionel Messi mengalami hambatan dalam pertumbuhannya. Dia terkena penyakit tersebut pada usia 11 tahun.
Dilansir dari Sports Casting, Growth Hormone Deficiency atau kekurangan hormon pertumbuhan merupakan gangguan yang berasal dari sekresi hormon pertumbuhan yang tidak memadai dari kelenjar pituitari anterior.
Kelenjar tersebut berfungsi menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh dan memproduksi hormon pertumbuhan. Akibat kekurangan hormon ini adalah penderita tumbuh lebih lambat dari orang pada umumnya. Dan hal ini membuat Messi memiliki tubuh yang lebih pendek dari anak seumurannya.
Lihat Juga :