Dilarang Jual Tiket ke Suporter, Chelsea Minta Pertandingan Digelar Tertutup
Rabu, 16 Maret 2022 - 00:40 WIB
loading...
Dilarang Jual Tiket ke Suporter, Chelsea Minta Pertandingan Digelar Tertutup. Foto: IST
A
A
A
MIDDLESBROUGH - Chelsea dilarang menjual tiket laga melawan Middlesbrough di perempat final Piala FA 2021/2022 imbas dari invasi Rusia ke Ukraina. Situasi tersebut dirasa tak adil untuk Chelsea.
Sebagai akibat dari sanksi yang dijatuhkan kepada pemilik klub Roman Abramovich oleh pemerintah Inggris, Chelsea dilarang menghasilkan dana dalam bentuk apa pun yang dapat menguntungkan miliarder Rusia teraebut. Salah satunya tidak boleh menjual tiket pertandingan.
Baca Juga: Everton Menang di Putaran Kelima Piala FA, Frank Lampard Tak Sepenuhnya Puas
Artinya tidak ada penggemar yang bakal melakukan perjalanan ke Riverside 20 Maret 2022 nanti. Chelsea tidak keberatan dengan hukuman itu, namun mereka meminta
Tuntutan Chelsea agar pertandingan berlangsung secara tertutup untuk menegakkan "integritas olahraga". Dia berharap pemberlakuan itu sama rata dengan suporter lawan.
Dalam pernyataan resmi di laman klub, Chelsea mengungkapkan kekecewaannya. Mereka menuntut hal tersebut karena banyak penggemar yang sudah membeli tiket dari sebelum sanksi diberlakukan.
Sebagai akibat dari sanksi yang dijatuhkan kepada pemilik klub Roman Abramovich oleh pemerintah Inggris, Chelsea dilarang menghasilkan dana dalam bentuk apa pun yang dapat menguntungkan miliarder Rusia teraebut. Salah satunya tidak boleh menjual tiket pertandingan.
Baca Juga: Everton Menang di Putaran Kelima Piala FA, Frank Lampard Tak Sepenuhnya Puas
Artinya tidak ada penggemar yang bakal melakukan perjalanan ke Riverside 20 Maret 2022 nanti. Chelsea tidak keberatan dengan hukuman itu, namun mereka meminta
Tuntutan Chelsea agar pertandingan berlangsung secara tertutup untuk menegakkan "integritas olahraga". Dia berharap pemberlakuan itu sama rata dengan suporter lawan.
Dalam pernyataan resmi di laman klub, Chelsea mengungkapkan kekecewaannya. Mereka menuntut hal tersebut karena banyak penggemar yang sudah membeli tiket dari sebelum sanksi diberlakukan.
Lihat Juga :