Pembalap F1 Charles Leclerc Tak Puas Cuma Pole Position di GP Bahrain 2022
Minggu, 20 Maret 2022 - 19:30 WIB
loading...
Pebalap Ferrari Charles Leclerc (kiri) berbincang dengan rekan setimnya Carlos Sainz. Foto: ANTARA/REUTERS/Hamad I Mohammed
A
A
A
SAKHIR - Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, berhasil meraih pole position untuk balapan pembuka musim Formula 1 2022 Grand Prix Bahrain. Tetapi ia mengaku masih belum puas dengan performanya di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir.
Setelah hanya mencatatkan waktu putaran terbaik satu menit 32,640 detik di sesi latihan terakhir, Leclerc melesat dalam sesi kualifikasi dan memperbaiki catatan waktunya jadi satu menit 30,558 detik guna mengungguli juara dunia Max Verstappen berselisih 0,123 detik.
Baca Juga: Kolaborasi Verstappen dan Tim Red Bull di Formula 1 Berlanjut hingga 2028
Rekan setim Leclerc, Carlos Sainz, melewatkan kesempatan untuk menegaskan dominasi Ferrari dua grid terdepan yang terakhir kali terjadi pada GP Meksiko 2019 lantaran kalah cepat 0,006 detik dibandingkan Verstappen dan harus puas memulai lomba dari tempat ketiga.
"Rasanya menyenangkan, dua tahun terakhir sangat sulit bagi tim kami dan kami tahu aturan tahun ini akan menjadi peluang bagi kami," kata Leclerc selepas sesi kualifikasi dilansir Reuters.
"Saya sangat senang hari ini setelah sesi kualifikasi yang rumit, tapi saya belum senang dengan cara saya mengemudi," ujar pebalap asal Monako itu menambahkan.
Ferrari sudah lama paceklik kemenangan balapan Formula 1 sejak terakhir kali di GP Singapura pada 2019, tetapi belakangan digembar-gemborkan oleh para rival menjadi unggulan awal di era baru kompetisi yang menghadirkan aturan anyar radikal demi tontonan yang lebih menarik.
Verstappen, yang tahun lalu mengunci gelar juara dunia pertamanya dalam balapan pemungas musim di Abu Dhabi, sempat jadi yang tercepat di sesi latihan terakhir.
Setelah hanya mencatatkan waktu putaran terbaik satu menit 32,640 detik di sesi latihan terakhir, Leclerc melesat dalam sesi kualifikasi dan memperbaiki catatan waktunya jadi satu menit 30,558 detik guna mengungguli juara dunia Max Verstappen berselisih 0,123 detik.
Baca Juga: Kolaborasi Verstappen dan Tim Red Bull di Formula 1 Berlanjut hingga 2028
Rekan setim Leclerc, Carlos Sainz, melewatkan kesempatan untuk menegaskan dominasi Ferrari dua grid terdepan yang terakhir kali terjadi pada GP Meksiko 2019 lantaran kalah cepat 0,006 detik dibandingkan Verstappen dan harus puas memulai lomba dari tempat ketiga.
"Rasanya menyenangkan, dua tahun terakhir sangat sulit bagi tim kami dan kami tahu aturan tahun ini akan menjadi peluang bagi kami," kata Leclerc selepas sesi kualifikasi dilansir Reuters.
"Saya sangat senang hari ini setelah sesi kualifikasi yang rumit, tapi saya belum senang dengan cara saya mengemudi," ujar pebalap asal Monako itu menambahkan.
Ferrari sudah lama paceklik kemenangan balapan Formula 1 sejak terakhir kali di GP Singapura pada 2019, tetapi belakangan digembar-gemborkan oleh para rival menjadi unggulan awal di era baru kompetisi yang menghadirkan aturan anyar radikal demi tontonan yang lebih menarik.
Verstappen, yang tahun lalu mengunci gelar juara dunia pertamanya dalam balapan pemungas musim di Abu Dhabi, sempat jadi yang tercepat di sesi latihan terakhir.
Lihat Juga :