Mike Maignan dan Fikayo Tomori Korban Rasisme saat AC Milan Bentrok Cagliari
Selasa, 22 Maret 2022 - 01:03 WIB
loading...
Pemain AC Milan, Fikayo Tomori. Foto: REUTERS/Alberto Lingria
A
A
A
MILAN - Penjaga gawang AC Milan , Mike Maignan bersama rekan setimnya, Fikayo Tomori bereaksi atas pelecehan rasis yang dialaminya usai menekuk Cagliari, Minggu (20/3/2022). Mereka lantang menyampaikan kemarahannya di media sosial pribadi masing-masing.
AC Milan berhasil mendulang poin usai menang tipis 1-0 di markas Cagliari, Serdegna Arena, Cagliari. Namun, kemenangan Milan harus ternoda usai laga tersebut.
Baca Juga: Hasil Liga Italia Cagliari vs AC Milan: I Rossoneri Tinggalkan Napoli
Pasalnya, Maignan dan Tomori mendapat perlakukan rasis dari suporter tuan rumah. Para ultras Cagliari menirukan gestur monyet kepada dua pemain tersebut.
Tak tinggal diam, Maignan dan Tomori mendekati tribun suporter tuan rumah. Maignan menentang perlakuan mereka dengan gestur meletakkan tangannya di telinga, menyindir agar para ultras Cagliari terus melanjutkan perilaku tak terpujinya.
Maignan kemudian bereaksi melalui media sosial pribadinya. Pemain asal Prancis itu mengunggah gambar monyet sedang mengacungkan jari tengah dan foto kala dirinya merespon perlakuan ultras Cagliari.
“N.W.A,” tulis Maignan pada postingan di Instagram.
N.W.A mengarah pada grup musik hip hop legendaris asal Amerika Serikat. Lagu-lagu mereka banyak mengandung lirik bertema kritik sosial dan politik, termasuk fenomena beratnya menjalani hidup sebagai orang kulit hitam di Amerika Serikat.
AC Milan berhasil mendulang poin usai menang tipis 1-0 di markas Cagliari, Serdegna Arena, Cagliari. Namun, kemenangan Milan harus ternoda usai laga tersebut.
Baca Juga: Hasil Liga Italia Cagliari vs AC Milan: I Rossoneri Tinggalkan Napoli
Pasalnya, Maignan dan Tomori mendapat perlakukan rasis dari suporter tuan rumah. Para ultras Cagliari menirukan gestur monyet kepada dua pemain tersebut.
Tak tinggal diam, Maignan dan Tomori mendekati tribun suporter tuan rumah. Maignan menentang perlakuan mereka dengan gestur meletakkan tangannya di telinga, menyindir agar para ultras Cagliari terus melanjutkan perilaku tak terpujinya.
Maignan kemudian bereaksi melalui media sosial pribadinya. Pemain asal Prancis itu mengunggah gambar monyet sedang mengacungkan jari tengah dan foto kala dirinya merespon perlakuan ultras Cagliari.
“N.W.A,” tulis Maignan pada postingan di Instagram.
N.W.A mengarah pada grup musik hip hop legendaris asal Amerika Serikat. Lagu-lagu mereka banyak mengandung lirik bertema kritik sosial dan politik, termasuk fenomena beratnya menjalani hidup sebagai orang kulit hitam di Amerika Serikat.
Lihat Juga :