Takluk oleh Persija, Pemain PSM Makassar Minta Maaf ke Suporter
Selasa, 22 Maret 2022 - 10:15 WIB
loading...
Pemain PSM Makassar berebut bola dengan pemain Persija Jakarta di laga kemarin, Senin (21/3/2022). Foto: PSM Makassar
A
A
A
BALI - Pemain PSM Makassar menyampaikan permohonan maaf ke suporter atas hasil buruk tim saat berjumpa Persija Jakarta, Senin (21/3/2022). Dalam laga itu, Juku Eja takluk dengan skor 1-3.
Permintaan maaf ini disampaikan pemain PSM Makassar , Saldy. Ia meminta maaf mewakili rekan-rekannya, karena gagal memenangkan pertandingan melawan Persija Jakarta.
Baca juga: PSM Kena Comeback Persija, Joop Gall: Saya Bukan Penyihir
"Saya meminta maaf atas hasil ini, karena tidak bisa meraih 3 poin. Sekali lagi saya mewakili semua pemain, minta maaf kepada suporter," ucap Saldy dalam press conference usai pertandingan, kemarin.
Sementara itu, Pelatih PSM Makassar , Joop Gal tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil buruk di laga ini. Padahal timnya sempat unggul, namun terkena comeback sadis.
"Tentu saja kita tidak puas dengan hasil ini. Di awal laga, kita memulai dengan baik, kita menguasai pertandingan. Membuahkan hasil memimpin 1-0 atas Gol Yakob. Harusnya kita tetap menguasai pertandingan dan menjaga hasil itu, minimal sampai babak pertama selesai," katanya.
Gall menyayangkan pemainnya yang tidak bisa menjaga keunggulan tim di babak pertama. Ia menilai kedisiplinan anak asuhnya kacau, hingga membuat pelanggaran yang tidak perlu.
Baca juga: Potret Kemenangan Persija Jakarta Bungkam PSM Makassar 3-1
"Hasil pelanggaran itu membuahkan tendangan bebas yanga membahayakan gawang kita. Buktinya hal itu terjadi. Gol mereka tercipta dari situasi tendangan bebas," ujarnya.
Juru taktik asal Belanda ini semakin menyayangkan gol ketiga Persija yang lagi-lagi berawal dari situasi bola mati. Menurut Gall, gol Taufik membuat mental anak asuhnya menjadi down.
"Gol ketiga kita sangat mempengaruhi psikologis pemain. Andai gol ketiga tidak terjadi, mungkin kita masih bisa berupaya mengejar ketertinggalan," paparnya.
Kekalahan ini membuat Gall gagal mencapai targetnya yang ingin melanjutkan tren positif PSM Makassar hingga akhir musim. Namun baginya, ia sudah berusaha memberikan yang terbaik di laga ini.
Baca juga: PSM Makassar Berambisi Kalahkan Persija Demi Bertahan di Liga 1
"Tentu saja itu adalah harapan. Tidak bolekah saya berharap tim kami bisa terus menang sampai laga sisa?," terangnya.
"Tujuan kita ialah harus membawa attitude kemenangan di setiap pertandingan. Saat itu tidak berjalan, maka tim lawan bisa saja lebih baik dari kita. Kita bukan penyihir. Yang saat bilang sesuatu, akan langsung terjadi. Kita cuma bisa berusaha di setiap pertandingan," sambungnya.
Adapun gol-gol di laga itu masing-masing dari PSM Makassar, dicetak Yakob Sayuri. Sementara tiga gol Persija diciptakan Makan Konate, Taufik, dan Irfan Jauhari.
Permintaan maaf ini disampaikan pemain PSM Makassar , Saldy. Ia meminta maaf mewakili rekan-rekannya, karena gagal memenangkan pertandingan melawan Persija Jakarta.
Baca juga: PSM Kena Comeback Persija, Joop Gall: Saya Bukan Penyihir
"Saya meminta maaf atas hasil ini, karena tidak bisa meraih 3 poin. Sekali lagi saya mewakili semua pemain, minta maaf kepada suporter," ucap Saldy dalam press conference usai pertandingan, kemarin.
Sementara itu, Pelatih PSM Makassar , Joop Gal tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil buruk di laga ini. Padahal timnya sempat unggul, namun terkena comeback sadis.
"Tentu saja kita tidak puas dengan hasil ini. Di awal laga, kita memulai dengan baik, kita menguasai pertandingan. Membuahkan hasil memimpin 1-0 atas Gol Yakob. Harusnya kita tetap menguasai pertandingan dan menjaga hasil itu, minimal sampai babak pertama selesai," katanya.
Gall menyayangkan pemainnya yang tidak bisa menjaga keunggulan tim di babak pertama. Ia menilai kedisiplinan anak asuhnya kacau, hingga membuat pelanggaran yang tidak perlu.
Baca juga: Potret Kemenangan Persija Jakarta Bungkam PSM Makassar 3-1
"Hasil pelanggaran itu membuahkan tendangan bebas yanga membahayakan gawang kita. Buktinya hal itu terjadi. Gol mereka tercipta dari situasi tendangan bebas," ujarnya.
Juru taktik asal Belanda ini semakin menyayangkan gol ketiga Persija yang lagi-lagi berawal dari situasi bola mati. Menurut Gall, gol Taufik membuat mental anak asuhnya menjadi down.
"Gol ketiga kita sangat mempengaruhi psikologis pemain. Andai gol ketiga tidak terjadi, mungkin kita masih bisa berupaya mengejar ketertinggalan," paparnya.
Kekalahan ini membuat Gall gagal mencapai targetnya yang ingin melanjutkan tren positif PSM Makassar hingga akhir musim. Namun baginya, ia sudah berusaha memberikan yang terbaik di laga ini.
Baca juga: PSM Makassar Berambisi Kalahkan Persija Demi Bertahan di Liga 1
"Tentu saja itu adalah harapan. Tidak bolekah saya berharap tim kami bisa terus menang sampai laga sisa?," terangnya.
"Tujuan kita ialah harus membawa attitude kemenangan di setiap pertandingan. Saat itu tidak berjalan, maka tim lawan bisa saja lebih baik dari kita. Kita bukan penyihir. Yang saat bilang sesuatu, akan langsung terjadi. Kita cuma bisa berusaha di setiap pertandingan," sambungnya.
Adapun gol-gol di laga itu masing-masing dari PSM Makassar, dicetak Yakob Sayuri. Sementara tiga gol Persija diciptakan Makan Konate, Taufik, dan Irfan Jauhari.
(luq)
Lihat Juga :