Rumah Kiper PSG Jadi Tempat Pengungsian Warga Ukraina
Minggu, 27 Maret 2022 - 05:02 WIB
loading...
Keylor Navas menjadikan rumahnya sebagai tempat pengungsian warga Ukraina pasca invasi Rusia. Sedikitnya ada 30 nyawa yang diselamatkan penjaga gawang Paris Saint Germain (PSG) / Foto: Marca
A
A
A
PARIS - Keylor Navas menjadikan rumahnya sebagai tempat pengungsian warga Ukraina pasca invasi Rusia. Sedikitnya ada 30 nyawa yang diselamatkan penjaga gawang Paris Saint Germain (PSG).
Menurut laporan Give Me Sport, Sabtu (26/3/2022), mulanya, Navas bersama istrinya, Andrea Salas, mengadakan kegiatan amal yang disebut Yayasan Waktu Harapan. Kegiatan tersebut dibentuk untuk membantu memberikan bantuan kepada anak-anak yang kurang beruntung di negara asalnya, Kosta Rika.
Seiring waktu, pria berusia 35 tahun itu terus mengembangkan programnya. Saat ini, Navas telah membuka rumahnya untuk menyediakan tempat pengungsian bagi 30 warga Ukraina.
BACA JUGA: Hasil Persija vs Bhayangkara: Gol Taufik Hidayat Dibalas Tendangan Dzumafo
Navas mengaku prihatin melihat ribuan orang terlantar akibat peperangan yang sedang berlangsung di Ukraina. Karena itu, dia berinisiatif untuk membantu orang-orang yang tak berdosa itu.
Sebelumnya, Navas mengetahui ke-30 warga Ukraina itu melalui misi yang dilakukan oleh Asosiasi Gipsi dari lingkungan Gracia Barcelona. Asosiasi Gipsi mengirimkan pasokan ke Ukraina dan membantu mengevakuasi warga Ukraina untuk meninggalkan negaranya.
BACA JUGA: Ayah Diego Simeone Meninggal Dunia, Atletico Madrid Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Menurut laporan Give Me Sport, Sabtu (26/3/2022), mulanya, Navas bersama istrinya, Andrea Salas, mengadakan kegiatan amal yang disebut Yayasan Waktu Harapan. Kegiatan tersebut dibentuk untuk membantu memberikan bantuan kepada anak-anak yang kurang beruntung di negara asalnya, Kosta Rika.
Seiring waktu, pria berusia 35 tahun itu terus mengembangkan programnya. Saat ini, Navas telah membuka rumahnya untuk menyediakan tempat pengungsian bagi 30 warga Ukraina.
BACA JUGA: Hasil Persija vs Bhayangkara: Gol Taufik Hidayat Dibalas Tendangan Dzumafo
Navas mengaku prihatin melihat ribuan orang terlantar akibat peperangan yang sedang berlangsung di Ukraina. Karena itu, dia berinisiatif untuk membantu orang-orang yang tak berdosa itu.
Sebelumnya, Navas mengetahui ke-30 warga Ukraina itu melalui misi yang dilakukan oleh Asosiasi Gipsi dari lingkungan Gracia Barcelona. Asosiasi Gipsi mengirimkan pasokan ke Ukraina dan membantu mengevakuasi warga Ukraina untuk meninggalkan negaranya.
BACA JUGA: Ayah Diego Simeone Meninggal Dunia, Atletico Madrid Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Lihat Juga :