Sajad Gharibi Hulk Iran Tolak Gaji Rp3,3 Miliar demi Mati di Iran
Jum'at, 01 April 2022 - 07:10 WIB
loading...
Sajad Gharibi Hulk Iran Tolak Gaji Rp3,3 Miliar demi Mati di Iran/The Sun
A
A
A
Sajad Gharibi Hulk Iran menolak bayaran £180.000 atau sebesar Rp3,3 miliar per tahun sebagai bodyguard atau pengawal pribadi di Dubai. Sajad Gharibi Hulk Iran mengungkapkan itu menjelang pertarungan tinju melawan Martyn Ford Pria Paling Menyeramkan di Bumi.
Dengan tubuh besar berbobot 177 kg, Hulk Iran banyak tawaran pekerjaan di Dubai, yang semuanya ditolaknya untuk tetap tinggal di tanah kelahirannya. "Sejak 2016 saya mendapat banyak tawaran pekerjaan dari Dubai di bidang bodyguard, mereka menawari saya USD20.000 per bulan - tapi saya tidak mau pergi,’’kata Sajad Gharibi.
Baca Juga: Sajad Gharibi Hulk Iran Dikecam Manipulasi Foto Tubuh, Martyn Ford: Dia Kecil!
Sajad Gharibi mengakui home sick alias tidak bias jauh dari tanah kelahirannya di Iran. "Pertama saya harus mati jika saya membahayakan reputasi Iran. Iran adalah hidup dan darah saya. Saya sakit di Dubai karena saya sangat jauh dari Iran. Iran adalah cinta dan hidup saya, saya lahir di Iran dan akan mati di sini,’’tuturnya.
"Saya tidak bisa berpikir untuk tinggal di tempat lain selain Iran. Ada yang bilang, Anda ingin berimigrasi ke Inggris dan menjadi pengungsi tapi itu tidak masuk akal,’’lanjutnya.
Dengan tubuh besar berbobot 177 kg, Hulk Iran banyak tawaran pekerjaan di Dubai, yang semuanya ditolaknya untuk tetap tinggal di tanah kelahirannya. "Sejak 2016 saya mendapat banyak tawaran pekerjaan dari Dubai di bidang bodyguard, mereka menawari saya USD20.000 per bulan - tapi saya tidak mau pergi,’’kata Sajad Gharibi.
Baca Juga: Sajad Gharibi Hulk Iran Dikecam Manipulasi Foto Tubuh, Martyn Ford: Dia Kecil!
Sajad Gharibi mengakui home sick alias tidak bias jauh dari tanah kelahirannya di Iran. "Pertama saya harus mati jika saya membahayakan reputasi Iran. Iran adalah hidup dan darah saya. Saya sakit di Dubai karena saya sangat jauh dari Iran. Iran adalah cinta dan hidup saya, saya lahir di Iran dan akan mati di sini,’’tuturnya.
"Saya tidak bisa berpikir untuk tinggal di tempat lain selain Iran. Ada yang bilang, Anda ingin berimigrasi ke Inggris dan menjadi pengungsi tapi itu tidak masuk akal,’’lanjutnya.
Lihat Juga :