Kesulitan Kalahkan Tottenham Musim Ini, Begini Penjelasan Klopp
Minggu, 08 Mei 2022 - 09:30 WIB
loading...
Liverpool kehilangan empat poin dalam dua kali pertemuan dengan Tottenham Hotspur/Foto/Twitter
A
A
A
LIVERPOOL - Liverpool kehilangan empat poin dalam dua kali pertemuan dengan Tottenham Hotspur di Liga Primer Inggris 2021/2022. Pelatih The Reds Juergen Klopp membeberkan penyebab Tottenham selalu sulit dijinakkan timnya.
Setelah ditahan imbang 2-2 pada putaran pertama, 19 Desember 2021, Liverpool kembali ditahan imbang 1-1 di Anfield, Liverpool, Minggu (8/5/2022) dini hari WIB. Tertinggal lebih dulu lewat gol Son Heung-min menit ke-56’, The Reds -julukan Liverpool- menyamakan kedudukan lewat gol Luis Diaz (74’).
Baca juga: Hasil Pertandingan dan Top Skor Liga Inggris 2021-2022: Watford Degradasi, Son Heung-Min Pepet Mo Salah
Menurut Klopp, perbedaan gaya main Tottenham yang kontras dengan timnya menjadi penyebab Liverpool selalu gagal mengalahkan tim asal London Utara itu di ajang Liga Primer Inggris 2021/2022.
Tottenham menjadi tim yang tidak disukai Liverpool. Pasalnya, The Reds -julukan Liverpool- selalu gagal mendulang poin penuh jika berhadapan dengan Tottenham di ajang Liga Inggris musim 2021/2022.
Baca juga: Hasil Real Betis vs Barcelona: Gol Telat Jordi Alba Bawa Blaugrana Petik 3 Poin
Klopp mengamini Tottenham sulit dijinakkan. Pria asal Jerman itu mengatakan bahwa gaya bermain Tottenham yang mengandalkan sepak bola reaktif sulit diatasi.
“Mereka (Tottenham) bermain dengan semua yang mereka miliki, mereka memblokir bola, mereka melakukan segalanya, mereka datang ke sini untuk sebuah hasil, saya tahu bahwa Anda berpikir rencana Tottenham berjalan sempurna,” kata Klopp dilansir laman resmi klub, Minggu (8/5/2022).
“Itulah yang harus kami terima, kami memiliki rencana bermain yang berbeda tentu saja, bahkan ketika kami tandang ke Tottenham, rencana permainan kami amat berbeda, begitulah mengapa sangat sulit,” tambahnya.
Menurut Klopp, Tottenham justru senang berhadapan dengan tim yang mengandalkan penguasaan bola. Bukan tanpa dasar, Manchester City sudah dua kali menjadi korban gaya bermain reaktif Tottenham musim ini.
Namun, Klopp mengatakan bahwa tidak semua tim di Liga Inggris mengandalkan penguasaan bola. Itulah yang menjadi penyebab mengapa Tottenham kerap kehilangan poin dari tim papan tengah atau bawah, namun bisa menjinakkan tim raksasa.
“Bagi mereka, ketika mereka menghadapi tim dengan penguasaan bola lebih banyak dari mereka, maka rencana mereka berjalan cukup baik, tetapi mereka tidak selalu berhadapan dengan lawan seperti itu,” pungkasnya.
Kendati Liverpool berhasil mengudeta klasemen dan menyamai jumlah 83 poin sang rival Manchester City, situasi Liverpool tetap dirugikan. Man City berkesempatan memperlebar jarak menjadi tiga poin jika malam nanti menang atas Newcastle United.
Setelah ditahan imbang 2-2 pada putaran pertama, 19 Desember 2021, Liverpool kembali ditahan imbang 1-1 di Anfield, Liverpool, Minggu (8/5/2022) dini hari WIB. Tertinggal lebih dulu lewat gol Son Heung-min menit ke-56’, The Reds -julukan Liverpool- menyamakan kedudukan lewat gol Luis Diaz (74’).
Baca juga: Hasil Pertandingan dan Top Skor Liga Inggris 2021-2022: Watford Degradasi, Son Heung-Min Pepet Mo Salah
Menurut Klopp, perbedaan gaya main Tottenham yang kontras dengan timnya menjadi penyebab Liverpool selalu gagal mengalahkan tim asal London Utara itu di ajang Liga Primer Inggris 2021/2022.
Tottenham menjadi tim yang tidak disukai Liverpool. Pasalnya, The Reds -julukan Liverpool- selalu gagal mendulang poin penuh jika berhadapan dengan Tottenham di ajang Liga Inggris musim 2021/2022.
Baca juga: Hasil Real Betis vs Barcelona: Gol Telat Jordi Alba Bawa Blaugrana Petik 3 Poin
Klopp mengamini Tottenham sulit dijinakkan. Pria asal Jerman itu mengatakan bahwa gaya bermain Tottenham yang mengandalkan sepak bola reaktif sulit diatasi.
“Mereka (Tottenham) bermain dengan semua yang mereka miliki, mereka memblokir bola, mereka melakukan segalanya, mereka datang ke sini untuk sebuah hasil, saya tahu bahwa Anda berpikir rencana Tottenham berjalan sempurna,” kata Klopp dilansir laman resmi klub, Minggu (8/5/2022).
“Itulah yang harus kami terima, kami memiliki rencana bermain yang berbeda tentu saja, bahkan ketika kami tandang ke Tottenham, rencana permainan kami amat berbeda, begitulah mengapa sangat sulit,” tambahnya.
Menurut Klopp, Tottenham justru senang berhadapan dengan tim yang mengandalkan penguasaan bola. Bukan tanpa dasar, Manchester City sudah dua kali menjadi korban gaya bermain reaktif Tottenham musim ini.
Namun, Klopp mengatakan bahwa tidak semua tim di Liga Inggris mengandalkan penguasaan bola. Itulah yang menjadi penyebab mengapa Tottenham kerap kehilangan poin dari tim papan tengah atau bawah, namun bisa menjinakkan tim raksasa.
“Bagi mereka, ketika mereka menghadapi tim dengan penguasaan bola lebih banyak dari mereka, maka rencana mereka berjalan cukup baik, tetapi mereka tidak selalu berhadapan dengan lawan seperti itu,” pungkasnya.
Kendati Liverpool berhasil mengudeta klasemen dan menyamai jumlah 83 poin sang rival Manchester City, situasi Liverpool tetap dirugikan. Man City berkesempatan memperlebar jarak menjadi tiga poin jika malam nanti menang atas Newcastle United.
(sha)
Lihat Juga :