Kisah Ferrari Nyaris Rekrut Lewis Hamilton sebagai Pembalap F1
Jum'at, 20 Mei 2022 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
“Dua kali, pada 2017 dan 2019 . Hamilton meminta 50 juta, dan ini mungkin masalah yang paling kecil," kata Vanzini dilansir dari Tuttomotoriweb, Rabu (18/5/2022).
Pria berusia 50 tahun itu mengatakan Hamilton juga meminta orang-orang yang diinginkan untuk dibawa ke Ferrari, tetapi tim asal Maranello tidak bisa mewujudkan keinginan dan membuat Hamilton gagal bergabung. Selain itu, Sebastian Vettel juga mempengaruhi gagalnya Hamilton untuk bergabung dengan Ferrari.
"Selain itu Hamilton juga meminta serangkaian orang yang dia inginkan bersamanya di Maranello. Ferrari punya Vettel dan tidak mudah untuk menjadi pembalap utama, karena itu Lewis memilih untuk menghidupkan proyek Mercedes, dan hasilnya telah terlihat," jelasnya.
Vanizi menjelaskan beberapa pihak pernah mengatakan kalau pembalap hebat memiliki dua pilihan dengan menjadi pembalap Ferrari atau menjadi lawan. Hamilton pun memilih untuk menjadi lawan dan berhasil memenangkan banyak gelar bersama Mercedes.
"Banyak pihak pernah mengatakan bahwa seorang pembalap hebat menjadi seperti itu baik dengan mengemudi untuk Ferrari, atau dengan mengalahkan Ferrari . Lewis telah memilih opsi kedua," pungkasnya.
Pria berusia 50 tahun itu mengatakan Hamilton juga meminta orang-orang yang diinginkan untuk dibawa ke Ferrari, tetapi tim asal Maranello tidak bisa mewujudkan keinginan dan membuat Hamilton gagal bergabung. Selain itu, Sebastian Vettel juga mempengaruhi gagalnya Hamilton untuk bergabung dengan Ferrari.
"Selain itu Hamilton juga meminta serangkaian orang yang dia inginkan bersamanya di Maranello. Ferrari punya Vettel dan tidak mudah untuk menjadi pembalap utama, karena itu Lewis memilih untuk menghidupkan proyek Mercedes, dan hasilnya telah terlihat," jelasnya.
Vanizi menjelaskan beberapa pihak pernah mengatakan kalau pembalap hebat memiliki dua pilihan dengan menjadi pembalap Ferrari atau menjadi lawan. Hamilton pun memilih untuk menjadi lawan dan berhasil memenangkan banyak gelar bersama Mercedes.
"Banyak pihak pernah mengatakan bahwa seorang pembalap hebat menjadi seperti itu baik dengan mengemudi untuk Ferrari, atau dengan mengalahkan Ferrari . Lewis telah memilih opsi kedua," pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :