Charles Leclerc Desak Ferrari Usut Penyebab Mesin F1-75 Loyo di GP Spanyol
Senin, 23 Mei 2022 - 10:30 WIB
loading...
Charles Leclerc gagal meraih poin di GP Spanyol. Dia tidak bisa menyelesaikan seri keenam Formula 1 (F1) itu karena mengalami masalah mesin di Sirkuit Barcelona. Foto: REUTERS/Albert Gea
A
A
A
BARCELONA - Charles Leclerc gagal meraih poin di GP Spanyol, Minggu (23/5/2022). Dia tidak bisa menyelesaikan seri keenam Formula 1 (F1) itu karena mengalami masalah mesin di Sirkuit Barcelona.
Baca Juga: Belum Tampil Maksimal di MotoGP 2022, Marc Marquez: Tidak Ada Motor yang Sempurna
Leclerc sebenarnya dapat memanfaatkan status pole position dengan baik. Pembalap Monako itu bisa mencegah Max Verstappen yang mencoba menyalipnya di tikungan pertama.
Namun, petaka datang pada lap ke-27. Mesin F1-75 yang dikendarai Leclerc malah kehilangan tenaga. Imbasnya, dia terpaksa keluar lintasan lebih dulu.
Itu membuat Verstappen dapat memenangkan balapan. Alhasil, pembalap asal Belanda itu bisa finish pertama hingga tiga kali beruntun pada musim ini.
Leclerc lalu mendesak agar Ferrari segera mencari akar permasalahan pada mobilnya. Sebab, hal itu tak seharusnya terjadi saat tengah memimpin balapan.
“Di sisi lain, kami harus memperhatikan masalah ini. Kami tak boleh membiarkan hal ini terjadi berulang kali sepanjang musim ini. Kami harus menemukan masalahnya,” kilahnya
Baca Juga: Belum Tampil Maksimal di MotoGP 2022, Marc Marquez: Tidak Ada Motor yang Sempurna
Leclerc sebenarnya dapat memanfaatkan status pole position dengan baik. Pembalap Monako itu bisa mencegah Max Verstappen yang mencoba menyalipnya di tikungan pertama.
Namun, petaka datang pada lap ke-27. Mesin F1-75 yang dikendarai Leclerc malah kehilangan tenaga. Imbasnya, dia terpaksa keluar lintasan lebih dulu.
Itu membuat Verstappen dapat memenangkan balapan. Alhasil, pembalap asal Belanda itu bisa finish pertama hingga tiga kali beruntun pada musim ini.
Leclerc lalu mendesak agar Ferrari segera mencari akar permasalahan pada mobilnya. Sebab, hal itu tak seharusnya terjadi saat tengah memimpin balapan.
“Di sisi lain, kami harus memperhatikan masalah ini. Kami tak boleh membiarkan hal ini terjadi berulang kali sepanjang musim ini. Kami harus menemukan masalahnya,” kilahnya
Lihat Juga :