Rafael Nadal: Saya Tidak Ingin Membahas Masa Lalu

Selasa, 24 Mei 2022 - 18:02 WIB
loading...
Rafael Nadal: Saya Tidak Ingin Membahas Masa Lalu
Lolos ke babak kedua, Rafael Nadal fokus di Prancis Terbuka 2022/Foto/Ist
A A A
PARIS - Gerimis jatuh di kompleks Roland Garros. Ketika stadion lain menghentikan pertandingannya, tidak demikian di Centre Court Philippe Chatrier. Duel antara Rafael Nadal dengan Jordan Thompson tetap bisa dilangsungkan. Perhatian wartawan pun terfokus ke sana. Terutama bagaimana Nadal bermain dengan kaki yang disebut-sebut masih dibayangi cedera.

Namun dengan mudah Nadal mengatasi babak pertamanya di Prancis Terbuka 2022 . Petenis Amerika, J Thomson, tidak bisa berbuat banyak menghadapi The Dominator. Tiga set dengan skor telak diselesaikan Nadal.

Baca juga: Lolos Babak Kedua Prancis Terbuka 2022, Rafael Nadal Tingkatkan Kecepatan Forehand

Seperti biasa, Nadal menjawab pertanyaan wartawan dengan ramah, namun dengan bahasa Inggris patah patah. "Ini permulaan yang bagus," kata Nadal. Kendati berhasi menoreh skor 6-2, 6-2 dan 6-2, Nadal mengaku perlu terus meningkatkan kualitasnya.

Anda terlihat tidak masalah dengan pergerakan kaki, terutama di set pertama dan setengah set kedua. Apakah sudah sembuh total?
Tentu kepercayaan diri akan bagus, jika sebelum Roland Garros saya banyak memenangkan turnamen sebelumnya. Tapi saya tidak demikian kali ini. Saya tidak lagi memenangkan Roma Open atau Monte Carlo. Saya cedera saat itu. Tapi saya tidak ingin membahas masa lalu, yang ada adalah yang sekarang. Roland Garros. Dan saya berhasil di babak pertama. Yang lain lain, saya tidak tahu.

Dalam set kedua, Anda mengatakan masih perlu meningkat kualitas permainan Anda. Bisa lebih dijelaskan detailnya?
Saya tidak banyak antisipasi pertandingan. I dont know. Saya hanya ingin meningkatkan kualitas di banyak hal, semua. Tapi memang agak berat kali ini, sangat lembab. Apa karena atapnya ditutup. Saya harus terus meningkatkan kecepatan forehand saya.



Paman Anda, sekaligus bekas pelatih, Tony Nadal, kini menjadi penasihat Felix Auger Aliassime. Bagaimana Anda melihatnya?
Tony paman saya, juga pernah melatih saya. Dia juga yang membuat saya bermain tennis. Pokoknya semua tentang tennis, itulah peran Tony dalam kehidupan saya. Saya menjadi seperti sekarang ini karena dia. Nah, kalau tentang perannya terhadap Felix, tanyakan langsung ke dia, bukan ke saya. Tapi saya yakin, Tony juga akan membawa banyak hal ke Felix.

Bagaimana Anda melihat permainan Jordan Thomson?
Dia cukup cepat dan berbahaya. Pergerakan kakinya bagus. Thomson akan banyak menyulitkan pemain lain di masa depan. Namun dia juga banyak melakukan kesalahan. Di clay court, berhadapan dengan saya, sebaiknya tidak banyak melakukan kesalahan. Itulah sebabnya, permainan kali ini juga baik bagi saya.
(sha)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2166 seconds (11.210#12.26)