Bagaimana Liverpool Kalahkan Real Madrid di Final Liga Champions

Sabtu, 28 Mei 2022 - 13:42 WIB
loading...
Bagaimana Liverpool Kalahkan Real Madrid di Final Liga Champions
Bagaimana Liverpool Kalahkan Real Madrid di Final Liga Champions/The Sun
A A A
3 Jurus Liverpool kalahkan Real Madrid di final Liga Champions yang memungkinkan Trent Alexander-Arnold, Luis Diaz dan Virgil Van Dijk menjadi pemain kunci The Reds. Final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid adalah peluang penebusan bagi The Reds saat dikalahkan Los Blancos 1-3 empat tahun lalu.

Ini adalah tanda betapa mengesankan tugas Juergen Klopp di Liverpool sehingga menjadi favorit melawan salah satu tim terbesar dan tersukses di sepak bola Eropa. Namun Liverpool memiliki kekhawatiran cedera pada dua pemain lini tengah mereka yang paling penting, yakni Fabinho dan Thiago Alcantara. Namun, mereka memiliki skuad dengan kedalaman seperti Naby Keita dan Jordan Henderson yang membuktikan diri mereka sebagai pengganti super.

Baca Juga: Adu Cantik Wags Liverpool vs Real Madrid di Final Liga Champions

Real Madrid secara konsisten menunjukkan sepanjang musim ini bahwa mereka memiliki kemampuan untuk bangkit dari situasi yang tampaknya mustahil. Dan dengan pemain seperti Karim Benzema dan Vinicius Junior dalam serangan mereka akan memberikan ancaman nyata.

Vinicius Junior vs Trent Alexander-Arnold

Ketika Liverpool memenangkan gelar Premier League di musim 2019/20, mereka melakukannya melalui gaya permainan yang sangat spesifik. Serangan Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino, tentu saja, sangat bagus, tetapi peran bek sayap terbukti menjadi kunci sepanjang musim ini.

Trent Alexander-Arnold, di bek kanan, dan Andy Robertson, di bek kiri, adalah kunci dalam hal mengalirkan bola dan membawa Liverpool ke sepertiga akhir lapangan. Namun, musim berikutnya beberapa tim menyadari ancaman ini dan bersiap untuk mempertahankan bahaya yang ditimbulkan oleh pemain ini.

Itulah, sebagian, mengapa Liverpool begitu berniat mengontrak Thiago Alcantara ketika gelandang Spanyol itu ditawarkan Bayern Muenchen. Mereka menginginkan pemain di lini tengah yang bisa menguasai bola. Dalam pertandingan ini, terutama jika Thiago tidak fit sebagai starter, kita akan melihat Alexander-Arnold bertindak sebagai salah satu playmaker kunci bagi klub.

Masalahnya adalah, bagaimanapun, bahwa dia akan berhadapan langsung dengan salah satu penyerang balik terbaik dalam permainan seorang Vinicius Junior. Trent Alexander-Arnold telah meningkat secara defensif selama musim lalu tetapi dia masih dalam kondisi terbaiknya dalam fase menyerang permainan.

Dia ingin bermain di depan dan masuk ke saluran dari mana dia benar-benar dapat mengarahkan permainan dengan jangkauan umpan dan kreativitasnya. Masalah bagi bek kanan Inggris adalah bahwa Vinicius akan terus berupaya memanfaatkan setiap ruang yang ia tinggalkan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1471 seconds (11.210#12.26)