Naseem Hamed Dicap Serakah Kuasai Harta Warisan Rp217 Miliar
Senin, 06 Juni 2022 - 11:42 WIB
loading...
Naseem Hamed Dicap Serakah Kuasai Harta Warisan Rp217 Miliar/The Sun
A
A
A
Princes Naseem Hamed dicap serakah ingin menguasai harta warisan orang tua sebesar £12 juta atau sekitar Rp217 miliar menurut saudaranya. Naseem Hameed dilaporkan menuntut semua kekayaan mendiang orang tuanya tetapi saudara-saudaranya menentang.
Baca Juga: Kehidupan Gila Hulk Hogan: Rekam Adegan Ranjang dengan Istri Sahabat
Saudaranya, Ali mengatakan mereka telah berkomunikasi melalui pengacara sejak ibu mereka meninggal dua tahun lalu. Dia menyoroti mantan petinju itu bertambah gemuk. Ali yang berusia 44 tahun mengatakan: ''Beratnya adalah akibat dari trauma dan stres. Dia berbalik pada dirinya sendiri dan hanya makan dan makan.''
Perebutan harta warisan orang tua tersebut berpusat pada uang yang diberikan Naseem kepada orang tuanya untuk membeli properti, yang nilainya telah meningkat menjadi £12 juta. Naseem, yang memiliki kekayaan £50 juta sebelum berhenti bertinju pada tahun 2002 pada usia 28 tahun, mengklaim bahwa dia berhak atas semua itu.
Tetapi delapan saudara kandungnya, yang dipimpin oleh Riath yang berbasis di Dubai, bersikeras bahwa itu adalah hadiah bukan investasi. Perselisihan itu sekarang akan diselesaikan di ruang sidang Dubai.
Baca Juga: Kehidupan Gila Hulk Hogan: Rekam Adegan Ranjang dengan Istri Sahabat
Saudaranya, Ali mengatakan mereka telah berkomunikasi melalui pengacara sejak ibu mereka meninggal dua tahun lalu. Dia menyoroti mantan petinju itu bertambah gemuk. Ali yang berusia 44 tahun mengatakan: ''Beratnya adalah akibat dari trauma dan stres. Dia berbalik pada dirinya sendiri dan hanya makan dan makan.''
Perebutan harta warisan orang tua tersebut berpusat pada uang yang diberikan Naseem kepada orang tuanya untuk membeli properti, yang nilainya telah meningkat menjadi £12 juta. Naseem, yang memiliki kekayaan £50 juta sebelum berhenti bertinju pada tahun 2002 pada usia 28 tahun, mengklaim bahwa dia berhak atas semua itu.
Tetapi delapan saudara kandungnya, yang dipimpin oleh Riath yang berbasis di Dubai, bersikeras bahwa itu adalah hadiah bukan investasi. Perselisihan itu sekarang akan diselesaikan di ruang sidang Dubai.
Lihat Juga :