Kisah Lennox Lewis dan Mike Tyson sebelum Jadi Raja Kelas Berat
Jum'at, 10 Juni 2022 - 10:45 WIB
loading...
Kisah Lennox Lewis dan Mike Tyson sebelum Jadi Raja Kelas Berat/The Sun
A
A
A
Lennox Lewis menceritakan kisah yang tidak diketahui publik tentang sparring dengan Mike Tyson pada usia 17 ketika keduanya dalam perjalanan menjadi raja kelas berat . Lennox Lewis membongkar rahasia bagaimana dia dan Mike Tyson ditakdirkan untuk menjadi hebat ketika disatukan untuk sesi sparring sebagai remaja.
Setelah memenangkan Kejuaraan Dunia Junior, petinju kelas berat Inggris itu diberitahu bahwa saingan sejatinya untuk mahkota bahkan tidak berhasil mencapai ring. Mengingat preferensi Tyson untuk tidak terbang ke Republik Dominika untuk kompetisi, Lewis didorong untuk bertemu dengannya.
Baca Juga: Biodata dan Agama Naoya Inoue, Monster KO Tak Terkalahkan yang Fenomenal
Berbicara tentang Pengalaman Joe Rogan pada 2019, Lewis, sekarang 56 tahun, mengenang: "Saya memenangkan Kejuaraan Dunia Junior di Santo Domingo, Republik Dominika dan saya ingat tim Amerika berkata, 'Oh, Anda tidak pernah bertarung dengan yang terbaik'.
"Saya pikir Amerika mengirim tim terbaik? 'Ya, tapi satu orang, dia tidak suka naik pesawat dan manajernya juga tidak suka naik pesawat.' Mereka memberi tahu saya bahwa itu adalah Mike Tyson [dan] Cus D'Amato. Jadi saya dan pelatih saya meninggalkan Kanada dan kami berkendara ke sana [ke Catskill, pangkalan Tyson].''
Setelah memenangkan Kejuaraan Dunia Junior, petinju kelas berat Inggris itu diberitahu bahwa saingan sejatinya untuk mahkota bahkan tidak berhasil mencapai ring. Mengingat preferensi Tyson untuk tidak terbang ke Republik Dominika untuk kompetisi, Lewis didorong untuk bertemu dengannya.
Baca Juga: Biodata dan Agama Naoya Inoue, Monster KO Tak Terkalahkan yang Fenomenal
Berbicara tentang Pengalaman Joe Rogan pada 2019, Lewis, sekarang 56 tahun, mengenang: "Saya memenangkan Kejuaraan Dunia Junior di Santo Domingo, Republik Dominika dan saya ingat tim Amerika berkata, 'Oh, Anda tidak pernah bertarung dengan yang terbaik'.
"Saya pikir Amerika mengirim tim terbaik? 'Ya, tapi satu orang, dia tidak suka naik pesawat dan manajernya juga tidak suka naik pesawat.' Mereka memberi tahu saya bahwa itu adalah Mike Tyson [dan] Cus D'Amato. Jadi saya dan pelatih saya meninggalkan Kanada dan kami berkendara ke sana [ke Catskill, pangkalan Tyson].''
Lihat Juga :