Liga Futsal Pro 2021: Sengit! Comeback Pendekar United Paksa Cosmo Main Imbang
Sabtu, 18 Juni 2022 - 13:18 WIB
loading...
Cosmo JNE dipaksa bermain imbang oleh Pendekar United pada laga pembuka putaran kedua Liga Futsal Pro 2021. Bermain di GOR Pangsuma, laga berakhir 3-3. Foto: Twitter
A
A
A
PONTIANAK - Cosmo JNE dipaksa bermain imbang oleh Pendekar United pada laga pembuka putaran kedua Liga Futsal Pro 2021. Bermain di GOR Pangsuma, Pontianak, Sabtu (18/6/2022), laga berakhir dengan skor 3-3.
Baca Juga: Kesaksian Keluarga Bobotoh yang Meninggal di GBLA: Korban Terinjak-injak di Pintu V
Tiga gol berhasil disarangkan skuad Cosmo pada babak pertama. Gol dihasilkan Reza Yamani menit keempat, Firman Ardiansyah menit kedelapan, dan Reza Gunawan menit ke-13.
Namun di babak kedua Pendekar United berhasil bangkit. Mereka come back dengan menyamakan skor menjadi 3-3.
Tiga gol Pendekar United dicetak Agung Pandega menit ke-22, Ricardinho menit 37, dan Subhan Faidasa menit ke-39.
Usai pertandingan pelatih Pendekar United, Wahyu Trianto, mengungkapkan pada babak pertama skuadnya memang terlambat panas. Bahkan cenderung kurang siap dalam menjalani lagi pertandingan.
"Babak pertama banyak kesalahan dalam bertahan. Para pemain kaget di awal pertandingan. Ini bukan karena sistem atau taktik yang tidak jalan, tetapi lebih ke mental dan motivasi," kata Wahyu Bewe, panggilannya.
Baca Juga: Kesaksian Keluarga Bobotoh yang Meninggal di GBLA: Korban Terinjak-injak di Pintu V
Tiga gol berhasil disarangkan skuad Cosmo pada babak pertama. Gol dihasilkan Reza Yamani menit keempat, Firman Ardiansyah menit kedelapan, dan Reza Gunawan menit ke-13.
Namun di babak kedua Pendekar United berhasil bangkit. Mereka come back dengan menyamakan skor menjadi 3-3.
Tiga gol Pendekar United dicetak Agung Pandega menit ke-22, Ricardinho menit 37, dan Subhan Faidasa menit ke-39.
Usai pertandingan pelatih Pendekar United, Wahyu Trianto, mengungkapkan pada babak pertama skuadnya memang terlambat panas. Bahkan cenderung kurang siap dalam menjalani lagi pertandingan.
"Babak pertama banyak kesalahan dalam bertahan. Para pemain kaget di awal pertandingan. Ini bukan karena sistem atau taktik yang tidak jalan, tetapi lebih ke mental dan motivasi," kata Wahyu Bewe, panggilannya.
Lihat Juga :