Enea Bastianini Marah Balapan dari Posisi 17 di MotoGP Jerman 2022
Minggu, 19 Juni 2022 - 17:00 WIB
loading...
Enea Bastianini mengaku sangat kecewa dengan hasil kualifikasi MotoGP Jerman 2022. Sebab, pembalap Gresini Ducati itu tercecer di urutan 17. Foto: REUTERS/Lisi Niesner
A
A
A
HOHENSTEIN-ERNSTTHAL - Enea Bastianini mengaku sangat kecewa dengan hasil kualifikasi MotoGP Jerman 2022. Sebab, pembalap Gresini Ducati itu tercecer di urutan 17.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Beberkan Strategi Jelang MotoGP Jerman 2022
Bastianini tidak bisa bersaing saat kualifikasi yang digelar di Sirkuit Sachsenring. Imbasnya, dia harus bekerja ekstra pada seri ke-10 NotoGP 2022 yang akan berlangsung Minggu (19/6/2022) malam .
Pembalap asal Italia itu mengaku sangat marah dengan hasil sesi kualifikasi. Bastianini mengungkapkan bahwa hasil buruk tersebut tak lepas dari absennya Alberto Giribuola selaku kepala kru.
Dia menilai tidak adanya Giribuola benar-benar sangat berpengaruh karena membuat komunikasi menjadi terhambat. Meski demikian , Bastianini menegaskan akan tetap tampil sebaik mungkin pada balapan tersebut.
“Saya sangat marah. Di dalam paddock tidak ada Alberto Giribuola, kepala teknisi saya. Saya kehilangan banyak hal, meskipun kami terhubung. Tetapi kami lebih lambat dalam berkomunikasi,” kata Bastianini.
“Kami lebih banyak berjuang. Kami bahkan tidak beruntung, karena kami nyaris tidak berhasil melewati bendera kotak-kotak saat saya memulai putaran yang akan membawa saya ke Q2,” sambungnya, dilansir dari Paddock-GP.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Beberkan Strategi Jelang MotoGP Jerman 2022
Bastianini tidak bisa bersaing saat kualifikasi yang digelar di Sirkuit Sachsenring. Imbasnya, dia harus bekerja ekstra pada seri ke-10 NotoGP 2022 yang akan berlangsung Minggu (19/6/2022) malam .
Pembalap asal Italia itu mengaku sangat marah dengan hasil sesi kualifikasi. Bastianini mengungkapkan bahwa hasil buruk tersebut tak lepas dari absennya Alberto Giribuola selaku kepala kru.
Dia menilai tidak adanya Giribuola benar-benar sangat berpengaruh karena membuat komunikasi menjadi terhambat. Meski demikian , Bastianini menegaskan akan tetap tampil sebaik mungkin pada balapan tersebut.
“Saya sangat marah. Di dalam paddock tidak ada Alberto Giribuola, kepala teknisi saya. Saya kehilangan banyak hal, meskipun kami terhubung. Tetapi kami lebih lambat dalam berkomunikasi,” kata Bastianini.
“Kami lebih banyak berjuang. Kami bahkan tidak beruntung, karena kami nyaris tidak berhasil melewati bendera kotak-kotak saat saya memulai putaran yang akan membawa saya ke Q2,” sambungnya, dilansir dari Paddock-GP.
Lihat Juga :