Piala Presiden 2022, PSM Lolos ke Babak Berikutnya Usai Unggul Poin Fairplay
Senin, 20 Juni 2022 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Pada babak kedua, baik PSM dan Persik langsung saling menekan. Kedua tim sama-sama membangun serangan dari sisi sayap.
Baca Juga: Kalah dari Persikabo, Pelatih PSM Makassar Soroti Kinerja Wasit
Persik sejatinya hampir saja mencetak gol duluan. Sepakan chip Renan Silva sudah berhasil melewati Reza. Namun bola yang hendak masuk ke gawang, berhasil diselamatkan oleh Yusran. Gawang PSM pun kembali aman.
Menit 58, PSM memasukkan Wiljan Pluim dan Sayuri bersaudara untuk menambah serangan. Strategi ini berhasil. Yakob langsung mengancam dengan sepakannya yang tipis dari gawang Dikri.
Persik mengejutkan PSM di menit 81. Macan Putih berhasil menusuk pertahanan Juku Eja. Umpan silang ke Kelly Sroyer gagal dimanfaatkannya menjadi gol. Sepakannya menyamping dari gawang Reza.
Juku Eja membalasnya di menit 83. Umpan tusukan Pluim berhasil mengarah ke Everton yang masuk ke kotak penalti. Sayang sepakannya tidak on target dan malah melambung di atas mistar gawang Persik.
Anak asuh Javier Roca kembali menekan di menit 85. Sepakan Abiyoso kembali on target, namun masih bisa dihalau oleh Reza. Beruntung bola muntah masih bisa diamankan oleh pemain PSM lainnya.
PSM sempat membuka harapan di menit 90+2. Pemain Juku Eja sudah tiga lawan satu dengan bek Persik. Namun penyelesaian akhir lagi-lagi menjadi persoalan. Sepakan Sananta melambung di atas mistar gawang.
Hingga pertandingan selesai, kedua tim gagal mencetak gol. PSM dan Persik harus puas berbagi skor 0-0 sampai laga usai.
Pelatih PSM, Bernardo Tavares cukup puas dengan penampilan pemainnya. Meski peluang yang diciptakan, gagal menjadi gol.
"Saya pikir pertandingan tadi cukup bagus. Kita buat banyak peluang, dan lawan juga buat banyak peluang. Saya senang dengan performa pemain," katanya dalam sesi konferensi pers usai laga, kemarin.
Bernardo berani menurunkan pemain berbeda di starting line up. Nama-nama seperti Pluim, Yakob dan Yance dicadangkan.
"Kita memasukkan pemain baru di line up. Saya suka dengan intensitas pemain di pertandingan. Center Back kita bermain di 3 laga, jadi mereka kelelahan. Jadi di akhir laga, kita kecolongan. Tapi tidak diselesaikan oleh lawan," ujarnya.
Baca Juga: Kalah dari Persikabo, Pelatih PSM Makassar Soroti Kinerja Wasit
Persik sejatinya hampir saja mencetak gol duluan. Sepakan chip Renan Silva sudah berhasil melewati Reza. Namun bola yang hendak masuk ke gawang, berhasil diselamatkan oleh Yusran. Gawang PSM pun kembali aman.
Menit 58, PSM memasukkan Wiljan Pluim dan Sayuri bersaudara untuk menambah serangan. Strategi ini berhasil. Yakob langsung mengancam dengan sepakannya yang tipis dari gawang Dikri.
Persik mengejutkan PSM di menit 81. Macan Putih berhasil menusuk pertahanan Juku Eja. Umpan silang ke Kelly Sroyer gagal dimanfaatkannya menjadi gol. Sepakannya menyamping dari gawang Reza.
Juku Eja membalasnya di menit 83. Umpan tusukan Pluim berhasil mengarah ke Everton yang masuk ke kotak penalti. Sayang sepakannya tidak on target dan malah melambung di atas mistar gawang Persik.
Anak asuh Javier Roca kembali menekan di menit 85. Sepakan Abiyoso kembali on target, namun masih bisa dihalau oleh Reza. Beruntung bola muntah masih bisa diamankan oleh pemain PSM lainnya.
PSM sempat membuka harapan di menit 90+2. Pemain Juku Eja sudah tiga lawan satu dengan bek Persik. Namun penyelesaian akhir lagi-lagi menjadi persoalan. Sepakan Sananta melambung di atas mistar gawang.
Hingga pertandingan selesai, kedua tim gagal mencetak gol. PSM dan Persik harus puas berbagi skor 0-0 sampai laga usai.
Pelatih PSM, Bernardo Tavares cukup puas dengan penampilan pemainnya. Meski peluang yang diciptakan, gagal menjadi gol.
"Saya pikir pertandingan tadi cukup bagus. Kita buat banyak peluang, dan lawan juga buat banyak peluang. Saya senang dengan performa pemain," katanya dalam sesi konferensi pers usai laga, kemarin.
Bernardo berani menurunkan pemain berbeda di starting line up. Nama-nama seperti Pluim, Yakob dan Yance dicadangkan.
"Kita memasukkan pemain baru di line up. Saya suka dengan intensitas pemain di pertandingan. Center Back kita bermain di 3 laga, jadi mereka kelelahan. Jadi di akhir laga, kita kecolongan. Tapi tidak diselesaikan oleh lawan," ujarnya.
Lihat Juga :