Lorenzo Bicara Marquez Bersaudara dan Nasib MotoGP di Tengah Pandemi Covid-19
Senin, 27 April 2020 - 01:02 WIB
loading...
A
A
A
"Pada awalnya tentu akan merugikannya, karena Honda tidak mudah dikendarai. Tetapi jika ia (Alex) konsisten untuk mengenal motor RC213V, maka ia pasti akan mudah untuk beradaptasi."
Lorenzo menambahkan RC213V merupakan motor yang disesuaikan dengan gaya balap Marquez yang dapat membawa ke level tertinggi. Tetapi bukan berarti dia tidak terkalahkan.
"Marquez berada pada level yang lebih tinggi daripada yang lain, tetapi itu tidak berarti dia tidak terkalahkan. Bagi saya ada pembalap yang bisa mengalahkannya, saya melakukannya pada 2015. Dovizioso sangat dekat pada 2017 dan Quartararo telah bertarung dengannya di tahun rookie-nya," tutur Lorenzo.
Selain berbicara mengenai Marquez bersaudara. Lorenzo juga disinggung tentang nasib MotoGP di tengah keadaan darurat kesehatan ini. Menurutnya, semua tim dan pembalap pasti berharap dapat memulai balapan setidaknya 9-10 balapan.
Tetapi, kata Lorenzo, jika keadaannya semakin memburuk. Maka kondisi finansial tim bakal terkena imbasnya. "Musim kosong akan berarti bahwa tidak akan ada juara. Maka kita harus melihat masa depan secara ekonomi untuk tim, pembalap, dan semua orang," pungkas Lorenzo.
Lorenzo menambahkan RC213V merupakan motor yang disesuaikan dengan gaya balap Marquez yang dapat membawa ke level tertinggi. Tetapi bukan berarti dia tidak terkalahkan.
"Marquez berada pada level yang lebih tinggi daripada yang lain, tetapi itu tidak berarti dia tidak terkalahkan. Bagi saya ada pembalap yang bisa mengalahkannya, saya melakukannya pada 2015. Dovizioso sangat dekat pada 2017 dan Quartararo telah bertarung dengannya di tahun rookie-nya," tutur Lorenzo.
Selain berbicara mengenai Marquez bersaudara. Lorenzo juga disinggung tentang nasib MotoGP di tengah keadaan darurat kesehatan ini. Menurutnya, semua tim dan pembalap pasti berharap dapat memulai balapan setidaknya 9-10 balapan.
Tetapi, kata Lorenzo, jika keadaannya semakin memburuk. Maka kondisi finansial tim bakal terkena imbasnya. "Musim kosong akan berarti bahwa tidak akan ada juara. Maka kita harus melihat masa depan secara ekonomi untuk tim, pembalap, dan semua orang," pungkas Lorenzo.
(bbk)
Lihat Juga :