Biodata Javier Fortuna, Sengatan The Bumblebee yang Ditakuti
Rabu, 29 Juni 2022 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
''Saya memiliki beberapa pendekatan berbeda untuk tinju tergantung pada lawan yang akan saya lawan,” kata Fortuna kepada Maxboxing.com. ''Saya tidak mengatakan saya sudah berada di posisi teratas dalam hal lawan, tetapi saya suka bertarung seperti pertarungan Floyd Mayweather dan [Sergio] ‘Maravilla’ Martinez. Sejak saya masih kecil, saya sudah bertarung seperti itu.''
Pada Juli 2012, Fortuna mengalahkan mantan juara 57,1kg Cristobal Cruz, mendapatkan TKO ronde kedua untuk kemenangan terbesarnya hingga saat itu. Selanjutnya, pada duel besar keempat Manny Pacquiao dan Juan Manuel Marquez pada Desember 2012, ia menyerahkan prospek Irlandia Patrick Hyland kekalahan pertamanya, memenangkan gelar sementara 126 pon dalam prosesnya.
Setelah melawan Olympian Kuba Luis Franco dengan hasil imbang pada Agustus 2013, Fortuna akan segera naik beratnya menjadi 58,9kg. Dia mengalahkan keempat lawannya pada tahun 2014, diselingi oleh KO ronde kelima dari Abner Cotto pada bulan November dan penghentian putaran pertama dari Miguel Taveras pada bulan Desember.
Seperti yang dikatakan Fortuna kepada Thaboxingvoice.com pada tahun 2012: ''Saya ingin menjadi No. 1 pound fo pound. Itu yang saya mau. Sampai saya mencapai tujuan itu, saya tidak akan pensiun dari tinju.''
Fortuna mempertaruhkan klaimnya sebagai salah satu petinju top dunia dengan berat 58,9kg ketika ia menghadapi Bryan Vasquez dalam pertarungan Premier Boxing Champions di Brooklyn, New York, pada 29 Mei 2015, yang ditayangkan di Spike TV.
Dominika yang terampil mendikte aksi di atas ring selama hampir 12 ronde, menggunakan kecepatan superiornya untuk menahan Vasquez. Vasquez berjuang kembali ke pertarungan di ronde tengah, tetapi Fortuna mengambil kendali atas tiga ronde terakhir untuk memenangkan dengan angka dan tetap tak terkalahkan.
Kemenangan itu membuat Fortuna meraih gelar Kelas Bulu Super Dunia WBA, sabuk yang ia pertahankan pada September 2015 dengan TKO ronde ke-10 atas Carlos Ivan Velasquez. Namun, dia mengalami kemunduran pada 24 Juni 2016 saat dia kehilangan sabuknya dari Jason Sosa melalui TKO ronde ke-11 di Beijing, China.
Pada Juli 2012, Fortuna mengalahkan mantan juara 57,1kg Cristobal Cruz, mendapatkan TKO ronde kedua untuk kemenangan terbesarnya hingga saat itu. Selanjutnya, pada duel besar keempat Manny Pacquiao dan Juan Manuel Marquez pada Desember 2012, ia menyerahkan prospek Irlandia Patrick Hyland kekalahan pertamanya, memenangkan gelar sementara 126 pon dalam prosesnya.
Setelah melawan Olympian Kuba Luis Franco dengan hasil imbang pada Agustus 2013, Fortuna akan segera naik beratnya menjadi 58,9kg. Dia mengalahkan keempat lawannya pada tahun 2014, diselingi oleh KO ronde kelima dari Abner Cotto pada bulan November dan penghentian putaran pertama dari Miguel Taveras pada bulan Desember.
Seperti yang dikatakan Fortuna kepada Thaboxingvoice.com pada tahun 2012: ''Saya ingin menjadi No. 1 pound fo pound. Itu yang saya mau. Sampai saya mencapai tujuan itu, saya tidak akan pensiun dari tinju.''
Fortuna mempertaruhkan klaimnya sebagai salah satu petinju top dunia dengan berat 58,9kg ketika ia menghadapi Bryan Vasquez dalam pertarungan Premier Boxing Champions di Brooklyn, New York, pada 29 Mei 2015, yang ditayangkan di Spike TV.
Dominika yang terampil mendikte aksi di atas ring selama hampir 12 ronde, menggunakan kecepatan superiornya untuk menahan Vasquez. Vasquez berjuang kembali ke pertarungan di ronde tengah, tetapi Fortuna mengambil kendali atas tiga ronde terakhir untuk memenangkan dengan angka dan tetap tak terkalahkan.
Kemenangan itu membuat Fortuna meraih gelar Kelas Bulu Super Dunia WBA, sabuk yang ia pertahankan pada September 2015 dengan TKO ronde ke-10 atas Carlos Ivan Velasquez. Namun, dia mengalami kemunduran pada 24 Juni 2016 saat dia kehilangan sabuknya dari Jason Sosa melalui TKO ronde ke-11 di Beijing, China.
Lihat Juga :