Rebut 32 Kemenangan Beruntun, Akankah Viktor Axelsen Sebesar Morten Frost Hansen?

Selasa, 05 Juli 2022 - 06:03 WIB
loading...
Rebut 32 Kemenangan Beruntun, Akankah Viktor Axelsen Sebesar Morten Frost Hansen?
Viktor Axelsen menorehkan prestasi gemilang di tahun 2022 ini/foto/Twitter
A A A
KUALA LUMPUR - Viktor Axelsen menorehkan prestasi gemilang di tahun 2022 ini. Terakhir, bintang tunggal putra Denmark itu menjuarai Malaysia Open 2022 usai mengalahkan Kento Momota pada final di Axiata Arena, Minggu (3/7/2022) sore WIB.

Axelsen menang dua gim langsung atas Momota. Dia berhasil mengatasi perlawan unggulan kedua asal Jepang itu dengan skor 21-4 dan 21-7.

Baca juga: Ranking BWF Apriyani/Fadia Meroket usai Juara Malaysia Open 2022

Kemenangan itu kian menegaskan Axelsen adalah rajanya tunggal putra dunia saat ini. Pasalnya dia telah mengantongi 32 kemenangan secara beruntun sejak All England 2022.

Axelsen mengaku begitu nyaman selama pertandingan. Dia bahkan merasa pukulan smash yang dihasilkannya begitu akurat, dan membuat Momota kesulitan untuk bergerak.

Baca juga: Klasemen Grup A Piala AFF 2022 Usai Indonesia U-19 Lumat Brunei: Garuda Nusantara Gusur Vietnam!

“Saya merasa dapat mengendalikan pergerakan dan pukulan smash saya begitu akurat. Saya merasa begitu nyaman dan mungkin Kento tak merasa demikian,” kata Axelsen di laman resmi BWF, Senin (4/7/2022).

Sementara tahun ini bisa dibilang menjadi tahunnya Axelsen. Tercatat pada tahun ini, dia sukses meraih tiga gelar juara di All England, Indonesia Masters, dan Indonesia Open 2022.

Axelsen pun mengaku jika keyakinannya terus berkembang sejak Denmark Open 2021 lalu. Sejak itu, permainannya semakin baik dan makin sulit untuk ditaklukkan oleh lawan.

“Di dalam stadion seperti ini, saya terus mendapat keyakinan, sementara lawan mengalami kesulitan. Keyakinan saya makin tinggi. Setelah memenangkan Denmark Open, saya tahu harus berbuat apa,” ujarnya.

Lalu, akankah nama Axelsen akan sebesar legendaris Denmark Morten Frost Hansen. Hansen tercatat menghabiskan 12 tahun di tiga besar ranking dunia.

Media dunia saat di masa kejayaannya menjuluki Hansen sebagai Mr. Badminton lantaran memenangkan hampir seluruh kejuaraan papan atas kecuali Kejuaraan Dunia yang prestasi terbaiknya runner-up dua kali pada tahun 1985 dan 1987..

Hansen meraih gelar bergengsi All England sebanyak empat kali pada tahun 1982, 1984, 1986 dan 1987 dan namanya masuk dalam Hall of Fame Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada tahun 1998.
(sha)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2003 seconds (10.101#12.26)