Biodata Viktor Axelsen Pebulu Tangkis Putra yang Sulit Ditaklukkan
Kamis, 07 Juli 2022 - 08:37 WIB
loading...
A
A
A
Prestasi Axelsen dimulai ketika ia memenangkan kejuaraan junior Nasional di tunggal putra dan ganda di kelompok usianya pada tahun 2006 dan 2008. Dia kemudian muncul sebagai pemenang di Jerman Junior 2009 dan juga di Kejuaraan Eropa U-17.
Axelsen membuat debutnya di turnamen internasional senior di Denmark Terbuka 2009 bermain di acara ganda putra bersama Steffen Rasmussen. Pada bulan Januari 2010, Axelsen yang bermain dari babak kualifikasi berhasil mencapai final di turnamen Internasional Swedia, dan selesai sebagai runner-up setelah kalah dari Indra Bagus Ade Chandra dalam game langsung 15-21, 12-21.
Dia berkompetisi di Kejuaraan Dunia Junior di Guadalajara, Meksiko, merebut gelar tunggal putra. Dalam perjalanan juara, Axelsen mengalahkan unggulan No.1 Huang Yuxiang dari China di perempat final, Sai Praneeth (India) di semifinal dan Kang Ji-wook dari Korea di semifinal.
Pada Oktober, Axelsen meraih gelar senior internasional pertamanya pada usia enam belas tahun dengan memenangkan Siprus Internasional. Axelsen kemudian menjajal Super Series pertamanya di nomor tunggal, Denmark Open 2010. Setahun kemudian, pada tahun 2011, Axelsen meraih emas di Kejuaraan Junior Eropa, mengalahkan rekan setimnya Rasmus Fladberg 21–8, 17–21, 21–13 di final. Dia meraih medali perak di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2011.
Pada tahun 2014, Axelsen merebut gelar Grand Prix pertamanya di Swiss Terbuka, mengalahkan Tian Houwei dari China di final dengan skor 21–7, 16–21, 25–23. Axelsen meraih juara Eropa pertamanya pada Mei 2016 dengan mengalahkan rekan senegaranya dan juara bertahan Jan Jorgensen dengan 21-11, 21-16 di final edisi ke-25.
Axelsen membuat debutnya di turnamen internasional senior di Denmark Terbuka 2009 bermain di acara ganda putra bersama Steffen Rasmussen. Pada bulan Januari 2010, Axelsen yang bermain dari babak kualifikasi berhasil mencapai final di turnamen Internasional Swedia, dan selesai sebagai runner-up setelah kalah dari Indra Bagus Ade Chandra dalam game langsung 15-21, 12-21.
Dia berkompetisi di Kejuaraan Dunia Junior di Guadalajara, Meksiko, merebut gelar tunggal putra. Dalam perjalanan juara, Axelsen mengalahkan unggulan No.1 Huang Yuxiang dari China di perempat final, Sai Praneeth (India) di semifinal dan Kang Ji-wook dari Korea di semifinal.
Pada Oktober, Axelsen meraih gelar senior internasional pertamanya pada usia enam belas tahun dengan memenangkan Siprus Internasional. Axelsen kemudian menjajal Super Series pertamanya di nomor tunggal, Denmark Open 2010. Setahun kemudian, pada tahun 2011, Axelsen meraih emas di Kejuaraan Junior Eropa, mengalahkan rekan setimnya Rasmus Fladberg 21–8, 17–21, 21–13 di final. Dia meraih medali perak di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2011.
Pada tahun 2014, Axelsen merebut gelar Grand Prix pertamanya di Swiss Terbuka, mengalahkan Tian Houwei dari China di final dengan skor 21–7, 16–21, 25–23. Axelsen meraih juara Eropa pertamanya pada Mei 2016 dengan mengalahkan rekan senegaranya dan juara bertahan Jan Jorgensen dengan 21-11, 21-16 di final edisi ke-25.
Lihat Juga :