Jelang Semifinal Lawan PSIS, Panpel Arema FC Waspadai Copet hingga Flare
Senin, 11 Juli 2022 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
"Dari sisi pengamanan kita menyesuaikan, dari kepolisian kemarin 1.200 yang sekarang meningkat jadi 1.500 dari kepolisian. Termasuk dari steward, PAM Swarkasa dan teman-teman Aremania. Semua sudah kita antisipasi," katanya.
Ia pun mengingatkan agar suporter tak membawa flare masuk ke area Stadion Kanjuruhan sesuai peraturan yang ada. Apalagi Arema FC sudah terkena denda Rp 5 juta usai suporternya menyalakan flare di laga pertama Grup D melawan PSM Makassar.
"Kita memang selalu mengimbau kepada teman - teman Aremania Aremanita, karena flare sudah betul-betul dilarang, jangan sampai ada yang menyalakan flare," tutur dia.
Haris pun mengingatkan agar mewaspadai maraknya tindak kejahatan di dalam stadion berupa pencurian handphone. Mengingat dari beberapa laga yang dijalani Arema FC, hampir di setiap laga ada laporan kehilangan handphone dari suporter.
"Banyak keluhan juga teman-teman Aremania yang kehilangan HP, saya mohon juga semua waspada, dan kita menghormati teman-teman Aremania. Kita kasih yang nyaman aman, jangan sampai di situ ada yang bekerja (copet dan pelaku kejahatan) juga sangat mencederai nama baik Aremania," pungkasnya.
Ia pun mengingatkan agar suporter tak membawa flare masuk ke area Stadion Kanjuruhan sesuai peraturan yang ada. Apalagi Arema FC sudah terkena denda Rp 5 juta usai suporternya menyalakan flare di laga pertama Grup D melawan PSM Makassar.
"Kita memang selalu mengimbau kepada teman - teman Aremania Aremanita, karena flare sudah betul-betul dilarang, jangan sampai ada yang menyalakan flare," tutur dia.
Haris pun mengingatkan agar mewaspadai maraknya tindak kejahatan di dalam stadion berupa pencurian handphone. Mengingat dari beberapa laga yang dijalani Arema FC, hampir di setiap laga ada laporan kehilangan handphone dari suporter.
"Banyak keluhan juga teman-teman Aremania yang kehilangan HP, saya mohon juga semua waspada, dan kita menghormati teman-teman Aremania. Kita kasih yang nyaman aman, jangan sampai di situ ada yang bekerja (copet dan pelaku kejahatan) juga sangat mencederai nama baik Aremania," pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :