Aleix Espargaro Terharu Saingi Fabio Quartararo di Klasemen MotoGP 2022
Selasa, 12 Juli 2022 - 06:30 WIB
loading...
Aleix Espargaro masih tidak menyangka bisa memanaskan persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2022. Pembalap Aprilia Racing itu mengaku ingin menangis. Foto: motorsport
A
A
A
NOALE - Aleix Espargaro masih tidak menyangka bisa memanaskan persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2022. Pembalap Aprilia Racing itu mengaku ingin menangis.
Baca Juga: Evaluasi Paruh Musim MotoGP 2022: Aleix Espargaro Sebut Seri Assen Terbaik, Catalunya Terburuk
Saat ini Aleix menduduki peringkat kedua klasemen sementara MotoGP 2022. Kakak kandung Pol Espargaro itu menempel ketat Fabio Quartararo (Yamaha Monster Energy) dengan selisih 21 poin.
Dengan sembilan balapan tersisa, peluang Aleix menjadi jawara MotoGP 2022 masih terbuka lebar. Baginya, menjadi penantang gelar MotoGP merupakan salah satu mimpi yang sudah lama ingin dicapai.
Itu sebabnya Aleix sangat terharu karena dapat mempertahankan posisinya sejauh ini. Terlebih, pembalap berusia 32 tahun berhasil mengantar Aprilia Racing masuk tiga besar klasemen konstruktor MotoGP 2022.
“Saya sangat senang, kami menjalani mimpi. Setelah balapan Assen (MotoGP Belanda 2022) saya berkata kepada orang-orang 'Terima kasih atas apa yang kami alami, saya merasa ingin menangis,” tutur Aleix.
“Bagi kami (Aprilia Racing), 5 besar di kejuaraan adalah sebuah kejutan, dan kami juga berjuang untuk gelar. Ini pekerjaan yang gila,” sambungnya, dilansir dari Tuttomotoriweb.
Baca Juga: Evaluasi Paruh Musim MotoGP 2022: Aleix Espargaro Sebut Seri Assen Terbaik, Catalunya Terburuk
Saat ini Aleix menduduki peringkat kedua klasemen sementara MotoGP 2022. Kakak kandung Pol Espargaro itu menempel ketat Fabio Quartararo (Yamaha Monster Energy) dengan selisih 21 poin.
Dengan sembilan balapan tersisa, peluang Aleix menjadi jawara MotoGP 2022 masih terbuka lebar. Baginya, menjadi penantang gelar MotoGP merupakan salah satu mimpi yang sudah lama ingin dicapai.
Itu sebabnya Aleix sangat terharu karena dapat mempertahankan posisinya sejauh ini. Terlebih, pembalap berusia 32 tahun berhasil mengantar Aprilia Racing masuk tiga besar klasemen konstruktor MotoGP 2022.
“Saya sangat senang, kami menjalani mimpi. Setelah balapan Assen (MotoGP Belanda 2022) saya berkata kepada orang-orang 'Terima kasih atas apa yang kami alami, saya merasa ingin menangis,” tutur Aleix.
“Bagi kami (Aprilia Racing), 5 besar di kejuaraan adalah sebuah kejutan, dan kami juga berjuang untuk gelar. Ini pekerjaan yang gila,” sambungnya, dilansir dari Tuttomotoriweb.
Lihat Juga :