Media Korea Selatan Sindir Indonesia, Australia, Qatar Tak Ideal Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023
Selasa, 19 Juli 2022 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Joong Ang Daily mengungkapkan dasar yang kuat mengapa Korea Selatan menjadi favorit sebagai tuan rumah. Media tersebut menyebut bahwa Indonesia dan Australia tersandung masalah double-booking, atau menggelar turnamen besar yang berdekatan dengan tanggal bergulirnya Piala Asia 2023
Australia menjadi tuan rumah pada ajang Piala Dunia Wanita 2023. Turnamen tersebut digelar empat hari setelah Piala Asia 2023 berakhir, yakni 20 Juli 2023 mendatang.
Digelarnya Piala Asia 2023 di Australia dinilai akan menghambat masa persiapan Piala Dunia Wanita 2023. Atas dasar itu, Joong Ang Daily mengingatkan Negeri Kanguru tersebut untuk berpikir ulang jika ingin menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.
“Menggelar Piala Asia 2023 di Australia memerlukan perubahan tanggal, sebab mereka sudah menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita Australia-Selandia Baru 2023, itu dimulai empat hari setelah Piala Asia 2023 berakhir,” tulis Joong Ang Daily dalam artikelnya, dikutip Selasa (19/7/2022).
Sementara itu, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Turnamen tersebut berakhir lima hari sebelum Piala Asia 2023 digelar.
Digelarnya turnamen tersebut dinilai akan menghambat masa persiapan Piala Asia 2023. Oleh sebab itu, Indonesia dinilai bukan tempat ideal untuk menggelar Piala Asia 2023.
“Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, masalah double-booking yang sama dengan yang dialami Australia,” tambah artikel tersebut.
Australia menjadi tuan rumah pada ajang Piala Dunia Wanita 2023. Turnamen tersebut digelar empat hari setelah Piala Asia 2023 berakhir, yakni 20 Juli 2023 mendatang.
Digelarnya Piala Asia 2023 di Australia dinilai akan menghambat masa persiapan Piala Dunia Wanita 2023. Atas dasar itu, Joong Ang Daily mengingatkan Negeri Kanguru tersebut untuk berpikir ulang jika ingin menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.
“Menggelar Piala Asia 2023 di Australia memerlukan perubahan tanggal, sebab mereka sudah menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita Australia-Selandia Baru 2023, itu dimulai empat hari setelah Piala Asia 2023 berakhir,” tulis Joong Ang Daily dalam artikelnya, dikutip Selasa (19/7/2022).
Sementara itu, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Turnamen tersebut berakhir lima hari sebelum Piala Asia 2023 digelar.
Digelarnya turnamen tersebut dinilai akan menghambat masa persiapan Piala Asia 2023. Oleh sebab itu, Indonesia dinilai bukan tempat ideal untuk menggelar Piala Asia 2023.
“Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, masalah double-booking yang sama dengan yang dialami Australia,” tambah artikel tersebut.
Lihat Juga :